Ekonomi Hukum dan Kriminal Medan Metropolitan Nasional Olahraga Showbiz Sumut Aceh Advertorial Feature Intermezzo Internasional Iptek Kolom Merdeka Belajar Nusantara Politik Seni dan Budaya Wisata

Ibadah Pemulihan Usai Bencana di Taput, Bupati: Santunan Rp2 Juta per Keluarga

Editor Satu • Kamis, 11 Desember 2025 | 11:50 WIB

Bupati Tapanuli Utara Dr. Jonius Taripar P Hutabarat memimpin doa lintas agama dan menyerahkan santunan kepada korban bencana di Gedung Sopo Partungkoan, Tarutung.
Bupati Tapanuli Utara Dr. Jonius Taripar P Hutabarat memimpin doa lintas agama dan menyerahkan santunan kepada korban bencana di Gedung Sopo Partungkoan, Tarutung.

TAPUT, METRODAILY – Doa lintas agama dan penyaluran bantuan menjadi sorotan dalam ibadah pemulihan pascabanjir di Kabupaten Tapanuli Utara, Selasa (9/12/2025).

Kegiatan digelar di Gedung Sopo Partungkoan Tarutung dan dihadiri Bupati Taput Dr. Jonius Taripar P Hutabarat, S.Si, M.Si, Kapolres AKBP Ernis Sitinjak, Dandim 0210/TU Letkol Kav Ronald Tampubolon, SH, M.Han, Ketua TP PKK Ny. Neny Angelina JTP Hutabarat, jajaran DPRD, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta keluarga terdampak.

Pemerintah menyerahkan santunan sebesar Rp2 juta kepada 23 keluarga korban meninggal, sebagai bentuk kepedulian nyata terhadap warga terdampak.

Baca Juga: Inflasi Siantar Tembus 4,08 Persen, Wesly Silalahi Kejar Jurus Yogyakarta

Ibadah dipimpin Pdt. Donald Pieter Sinaga dengan kotbah “Dari Keterbatasan Menjadi Ketidakterbatasan” (Yohanes 2:1–11), mengajak masyarakat memohon pertolongan Tuhan agar keterbatasan di daerah dapat berubah menjadi kekuatan baru.

Sebagai simbol toleransi, doa dipanjatkan oleh tokoh Kristen Protestan, Katolik, dan Islam. Pemerintah berharap momentum ini memperkuat solidaritas sosial di tengah kondisi yang masih menantang.

Bupati Jonius menyampaikan, masa tanggap darurat 14 hari telah berjalan dan akan diperpanjang dua minggu bekerja sama dengan BNPB. Tiga posko utama di Tarutung, Adiankoting, dan Parmonangan tetap aktif sebagai pusat informasi dan distribusi bantuan.

Baca Juga: Pesan Natal Bupati Anton di Kampus Efarina: Seruan Belarasa dan Doa untuk Korban Bencana

Ia juga mengingatkan masyarakat tetap waspada menyusul proyeksi curah hujan tinggi oleh BMKG.

“Hindari wilayah berpotensi longsor dan utamakan keselamatan,” tegas Bupati. Ia menambahkan apresiasi bagi semua pihak yang berkolaborasi dalam penanganan bencana. “Semoga kita bisa bergerak cepat memberi pelayanan dan perlindungan. Horas.”

Kegiatan ditutup dengan penyerahan bantuan permakanan oleh Ketua TP PKK Ny. Neny Angelina JTP Hutabarat kepada warga terdampak. (fm)

Editor : Editor Satu
#Longsor Taput #doa lintas agama #banjir di taput