Camat Angkola Selatan, Dody Kurniawan, saat dihubungi Selasa (10/12/2025), menyampaikan seluruh warga kini dipusatkan di Afdeling V Marpinggan, Dusun Tangsi, Desa Marpinggan, untuk menjamin keselamatan selama masa tanggap darurat.
Ia mengatakan Bupati Tapanuli Selatan, Gus Irawan Pasaribu, bersama tim BNPB telah meninjau langsung lokasi terdampak dan menyepakati relokasi penuh warga Desa Tandihat ke area yang dinilai lebih aman.
Baca Juga: Kakek 68 Tahun Mengaku Tanahnya Diambil PT NSHE Tanpa Ganti Rugi
Desa tersebut juga mencakup anak dusun Tandihat Baru yang dihuni 29 KK atau 127 jiwa.
“Pergerakan tanah terus terjadi dan membuat ratusan rumah tidak layak huni. Fasilitas umum seperti sekolah dasar, rumah ibadah, dan kantor desa yang baru dibangun juga rusak akibat banjir dan longsor yang memicu pergeseran tanah,” jelasnya.
Dampak kerusakan tidak hanya melanda permukiman. Akses jalan dari Siaporik Dolok menuju Desa Sihopur ikut terputus setelah amblas lebih dari 100 meter dengan kedalaman sekitar 10 meter.
Kondisi serupa terjadi pada ruas jalan penghubung Desa Sihopur ke Dusun Hasugian yang amblas puluhan meter dan membuat aktivitas ekonomi masyarakat lumpuh.
Baca Juga: Angka Pemilih Sidimpuan Tembus 166 Ribu, Terungkap pada Rapat Pleno PDPB
Kepala Desa Tandihat, Ranto Panjang Sipahutar, berharap perbaikan infrastruktur dan percepatan relokasi khususnya bagi 157 KK atau 503 jiwa segera direalisasikan agar masyarakat dapat kembali menjalani kehidupan normal. (ant)