Ekonomi Hukum dan Kriminal Medan Metropolitan Nasional Olahraga Showbiz Sumut Aceh Advertorial Feature Intermezzo Internasional Iptek Kolom Merdeka Belajar Nusantara Politik Seni dan Budaya Wisata

Ribuan Batang Kayu Bawaan Banjir akan Diolah untuk Korban Tapteng

Editor Satu • Rabu, 10 Desember 2025 | 13:20 WIB

Bupati Tapteng, Masinton Pasaribu meninjau ribuan kayu yang terbawa banjir bandang di permukiman warga.
Bupati Tapteng, Masinton Pasaribu meninjau ribuan kayu yang terbawa banjir bandang di permukiman warga.

TAPTENG, METRODAILY – Pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng) mengambil langkah tegas terkait ribuan batang kayu yang terseret banjir bandang dan tertumpuk di sejumlah titik.

Bupati Tapteng, Masinton Pasaribu, mengimbau masyarakat agar tidak mengambil maupun mengolah kayu tersebut secara pribadi, karena seluruh material kayu akan dikelola secara terpusat untuk membantu warga terdampak bencana.

Menurut Masinton, kayu yang menumpuk di kawasan Badiri, Tukka, dan beberapa wilayah lainnya merupakan aset bersama yang harus dimanfaatkan untuk kepentingan masyarakat luas, terutama mereka yang kehilangan rumah dan harta benda akibat banjir dan longsor.

Baca Juga: Politikus Gerindra Bawa 2 Ton Beras untuk Korban Banjir Tapteng

"Kayu yang ada di Badiri nanti kita olah untuk dibagikan kepada masyarakat. Begitu juga yang ada di Tukka. Pokoknya semua kayu yang ada saat ini yang dibawa banjir itu akan kita kelola," ujar Masinton, Minggu (7/12/2025).

Ia menegaskan agar warga menghentikan praktik pengambilan kayu secara perorangan, apalagi untuk tujuan komersial. Menurutnya, tindakan tersebut berpotensi menimbulkan ketidakadilan di tengah situasi darurat.

"Jangan lagi ada yang mengolah secara perorangan, apalagi diolah untuk dijual. Banyak masyarakat kita yang butuh. Jangan hanya untuk kepentingan dan keuntungan pribadi," tegasnya.

Baca Juga: Satu Kecamatan di Humbahas Masih Terisolasi, Distribusi Logistik Lewat Udara

Dengan pengelolaan terpusat, Pemkab Tapteng menargetkan distribusi material dapat berlangsung lebih adil dan tepat sasaran. Kayu-kayu tersebut akan diolah menjadi bahan bangunan atau kebutuhan lain untuk membantu pemulihan warga yang terdampak banjir bandang.

Masinton juga menekankan pentingnya solidaritas dan gotong royong dalam fase pemulihan pascabencana, seraya mengingatkan bahwa seluruh material kayu merupakan bagian dari upaya pemulihan bersama.

"Setiap kayu yang ada akan diolah dan dibagikan kepada masyarakat setempat yang terdampak," sebutnya.

Pemerintah daerah berharap langkah ini dapat mempercepat proses pemulihan serta memastikan bahwa seluruh bantuan material tersalurkan secara merata kepada warga terdampak. (dh)

Editor : Editor Satu
#kayu bawaan banjir #bupati tapteng #Banjir tapteng