HUMBAHAS, METRODAILY – Tim SAR Gabungan resmi menghentikan pencarian korban banjir bandang dan longsor yang melanda Kabupaten Tapanuli Utara (Taput) dan Humbang Hasundutan (Humbahas).
Berdasarkan hasil validasi data terbaru, seluruh korban di Taput telah ditemukan, sementara satu korban di Humbahas masih belum ditemukan.
Kepala Kantor Basarnas Medan, Hery Marantika, mengatakan korban terakhir di Taput ditemukan pada hari ke-10 operasi SAR, tepatnya pada Minggu (7/12/2025) pukul 15.47 WIB di Kecamatan Adian Koting.
“Di Tapanuli Utara ada dua laporan korban, masing-masing di Pagaran Lumbung 1 dan Desa Sibalanga, Kecamatan Adiankoting. Korban terakhir ditemukan dalam kondisi meninggal dunia,” ujar Hery di Posko Darurat Bencana Pemprov Sumut, Minggu malam.
Dengan ditemukannya seluruh korban, operasi SAR di Taput dinyatakan selesai dan diserahkan sepenuhnya kepada pemerintah daerah.
“Pemerintah kabupaten dan seluruh unsur desa hingga kecamatan menyatakan bahwa Taput clear. Operasi SAR resmi selesai,” jelasnya.
Pencarian di Humbahas Juga Dihentikan, Satu Korban Masih Hilang
Hery menjelaskan pencarian di Humbahas juga dihentikan setelah adanya kesepakatan bersama Bupati Humbahas serta keluarga korban.
Di wilayah tersebut, masih terdapat satu korban yang belum ditemukan, namun keluarga telah mengikhlaskan dan pemerintah daerah telah melakukan prosesi tabur bunga.
“Walaupun masih ada satu korban, tetapi karena kebijakan pemerintah dan keluarga sudah mengikhlaskan, maka operasi dihentikan dan dilanjutkan dengan pemantauan,” kata Hery.
Ia menegaskan bahwa secara prinsip Basarnas tidak pernah benar-benar menghentikan pencarian. Operasi akan kembali dibuka jika ditemukan tanda-tanda keberadaan korban.
“Basarnas akan membuka kembali operasi jika ada indikasi korban ditemukan,” tambahnya.
Total Korban: 38 Meninggal di Taput, 10 di Humbahas
Dari hasil akhir validasi:
- Taput: seluruh 38 korban meninggal dunia telah ditemukan.
- Humbahas: terdapat 10 korban, dan 1 di antaranya masih hilang.
“Sebanyak 38 korban di Taput sudah fiks dan kami serahkan kepada stakeholder terkait untuk proses pemakaman,” ujarnya. (Net)
Editor : Editor Satu