Ekonomi Hukum dan Kriminal Medan Metropolitan Nasional Olahraga Showbiz Sumut Aceh Advertorial Feature Intermezzo Internasional Iptek Kolom Merdeka Belajar Nusantara Politik Seni dan Budaya Wisata

Pencarian Korban Banjir–Longsor Taput–Humbahas Dihentikan, 1 Masih Hilang

Editor Satu • Selasa, 9 Desember 2025 | 11:20 WIB
Tim SAR Gabungan menghentikan operasi pencarian di Taput dan Humbahas setelah seluruh korban di Taput ditemukan.
Tim SAR Gabungan menghentikan operasi pencarian di Taput dan Humbahas setelah seluruh korban di Taput ditemukan.

HUMBAHAS, METRODAILY – Tim SAR Gabungan resmi menghentikan pencarian korban banjir bandang dan longsor yang melanda Kabupaten Tapanuli Utara (Taput) dan Humbang Hasundutan (Humbahas).

Berdasarkan hasil validasi data terbaru, seluruh korban di Taput telah ditemukan, sementara satu korban di Humbahas masih belum ditemukan.

Kepala Kantor Basarnas Medan, Hery Marantika, mengatakan korban terakhir di Taput ditemukan pada hari ke-10 operasi SAR, tepatnya pada Minggu (7/12/2025) pukul 15.47 WIB di Kecamatan Adian Koting.

“Di Tapanuli Utara ada dua laporan korban, masing-masing di Pagaran Lumbung 1 dan Desa Sibalanga, Kecamatan Adiankoting. Korban terakhir ditemukan dalam kondisi meninggal dunia,” ujar Hery di Posko Darurat Bencana Pemprov Sumut, Minggu malam.

Dengan ditemukannya seluruh korban, operasi SAR di Taput dinyatakan selesai dan diserahkan sepenuhnya kepada pemerintah daerah.

“Pemerintah kabupaten dan seluruh unsur desa hingga kecamatan menyatakan bahwa Taput clear. Operasi SAR resmi selesai,” jelasnya.

Pencarian di Humbahas Juga Dihentikan, Satu Korban Masih Hilang

Hery menjelaskan pencarian di Humbahas juga dihentikan setelah adanya kesepakatan bersama Bupati Humbahas serta keluarga korban.

Di wilayah tersebut, masih terdapat satu korban yang belum ditemukan, namun keluarga telah mengikhlaskan dan pemerintah daerah telah melakukan prosesi tabur bunga.

“Walaupun masih ada satu korban, tetapi karena kebijakan pemerintah dan keluarga sudah mengikhlaskan, maka operasi dihentikan dan dilanjutkan dengan pemantauan,” kata Hery.

Ia menegaskan bahwa secara prinsip Basarnas tidak pernah benar-benar menghentikan pencarian. Operasi akan kembali dibuka jika ditemukan tanda-tanda keberadaan korban.

“Basarnas akan membuka kembali operasi jika ada indikasi korban ditemukan,” tambahnya.

Total Korban: 38 Meninggal di Taput, 10 di Humbahas

Dari hasil akhir validasi:

“Sebanyak 38 korban di Taput sudah fiks dan kami serahkan kepada stakeholder terkait untuk proses pemakaman,” ujarnya. (Net)

Editor : Editor Satu
#Korban Banjir Humbahas #Longsor di humbahas #tim sar