Ekonomi Hukum dan Kriminal Medan Metropolitan Nasional Olahraga Showbiz Sumut Aceh Advertorial Feature Intermezzo Internasional Iptek Kolom Merdeka Belajar Nusantara Politik Seni dan Budaya Wisata

Tol Sinaksak–Simpang Panei Dibuka Gratis Selama Libur Natal dan Tahun Baru

Editor Satu • Selasa, 9 Desember 2025 | 11:00 WIB
Gerbang Tol Simpang Panei yang siap dioperasikan selama periode libur Natal dan Tahun Baru.
Gerbang Tol Simpang Panei yang siap dioperasikan selama periode libur Natal dan Tahun Baru.

JAKARTA, METRODAILY — Kementerian Pekerjaan Umum (PU) memastikan lima ruas jalan tol akan dibuka secara fungsional dan dapat dilalui gratis selama periode Libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025–2026.

Salah satunya adalah Tol Kuala Tanjung–Tebing Tinggi–Parapat Seksi 4 (Sinaksak–Simpang Panei) sepanjang 12,86 kilometer.

Wakil Menteri PU Diana Kusumastuti mengatakan total panjang lima ruas tol yang difungsionalkan mencapai 142,587 kilometer. Langkah ini diambil untuk mengantisipasi lonjakan arus kendaraan selama Nataru.

“Untuk antisipasi lonjakan layanan pada periode ini, terdapat lima ruas jalan tol yang akan difungsionalkan dengan panjang 142,587 kilometer,” ujar Diana dalam RDP kesiapan infrastruktur dan transportasi Nataru di Jakarta, Senin (8/12).

Daftar lima ruas tol fungsional saat Nataru 2025–2026:

  1. Tol Sigli–Banda Aceh Seksi 1 (Padang Tiji–Seulimeun) – 24,67 km
  2. Tol Kuala Tanjung–Tebing Tinggi–Parapat Seksi 4 (Sinaksak–Simpang Panei) – 12,86 km
  3. Tol Palembang–Betung Seksi 2 (Rengas–Pulau Rimau) – 30,75 km
  4. Tol Probolinggo–Banyuwangi Seksi 1–2 (Gending–Paiton) – 24,08 km
  5. Tol Ibu Kota Negara (IKN) Seksi 3A–3B–5A–5B–6A & Jembatan Pulau Balang – 50,227 km

Selain itu, ada dua ruas tol operasional baru:
– Tol Kamal–Teluknaga–Rajeg Seksi 1 (JC Sedyatmo–IC Kosambi) 4,70 km
– Junction Palembang Ramp 1, 5, 6, 7B, 8 sepanjang 7,57 km, serta penambahan lajur Tol Tangerang–Merak (Km 77+80–Km 86+538) sepanjang 8,738 km.

ULF Tol Sinaksak–Simpang Panei Tuntas

PT Hutama Marga Waskita (Hamawas) sebagai BUJT Tol Kuala Tanjung–Tebing Tinggi–Parapat (Kutepat) telah merampungkan Uji Laik Fungsi (ULF) untuk segmen Sinaksak–Simpang Panei sepanjang 13 km pada 17–19 November 2025.

ULF melibatkan BPJT, Direktorat Jalan Bebas Hambatan, Ditjen Hubdat Kemenhub, Korlantas Polri, serta BBPJN Sumut.

Pemeriksaan meliputi rambu, marka, struktur jalan, jembatan, analisis dampak lalu lintas, hingga kelengkapan administrasi dan aset.

Lingkup pemeriksaan berada di jalur A dan B Km 131+078 hingga Km 143+400. Setelah peninjauan lapangan, seluruh temuan dibahas dalam Rapat Pleno Hasil Pemeriksaan.

Direktur Utama PT Hamawas, Dindin Solakhuddin, mengatakan ULF menjadi tahap penting sebelum tol bisa beroperasi penuh.

“Seluruh rangkaian ULF telah selesai. Kami sedang mengevaluasi minor di lapangan dan optimistis Sertifikat Laik Operasi (SLO) segera terbit sehingga ruas tol Sinaksak–Simpang Panei dapat beroperasi pada momen Nataru 2025/2026,” kata Dindin.

Ia menegaskan hadirnya segmen ini akan membuka aksesibilitas baru di Sumatera Utara, mempercepat mobilitas, serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat sekitar.

Kepala Subdirektorat PJBH, Fahmi Aldiamar, menilai ruas tol ini memiliki peran strategis karena menghubungkan berbagai kawasan penting, termasuk akses menuju Danau Toba.

“Kami berharap ruas tol Sinaksak–Simpang Panei dapat segera memberi manfaat bagi pengguna jalan, terutama dalam memperkuat konektivitas menuju kawasan strategis seperti Danau Toba,” ujarnya.

Sebagai bagian dari jaringan Tol Kutepat dalam Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS), segmen ini diproyeksikan membantu mengurai kepadatan di Pematangsiantar dan memangkas waktu tempuh Medan–Danau Toba dari enam jam menjadi sekitar dua jam.

Tol ini diharapkan sekaligus mendorong pertumbuhan pariwisata, investasi, dan ekonomi kawasan. (Rel)

Editor : Editor Satu
#Uji Laik Fungsi #Tol Sinaksak Simpang Panei #tol gratis