SIMALUNGUN, METRODAILY – Polres Simalungun menggelar Apel Tingkatkan Kesiagaan di Lapangan Mapolres Simalungun, Jalan Jon Horailam Saragih Pematang Raya, Senin (8/12).
Apel dipimpin langsung Kapolres Simalungun, AKBP Marganda Aritonang.
Apel ini dihadiri Wakapolres Kompol Edi Sukamto, Kabag Log Kompol Pandapotan Butar Butar, Kasat Narkoba AKP Charles Hartono Nababan, Kasat Samapta AKP Rudi Handoko, seluruh kasatfung, kasie, serta para perwira hingga brigadir.
Dalam arahannya, Kapolres Marganda menegaskan pentingnya responsivitas Polri terhadap dinamika masyarakat, terutama di tengah situasi bencana yang melanda beberapa wilayah Indonesia.
“Saat ini Indonesia sedang berduka. Bencana alam melanda Sumatera Utara, Aceh, dan Sumatera Barat. Di Sumut sendiri, 20 dari 29 polres terdampak. Ini menjadi momen pengabdian kita kepada masyarakat,” tegasnya.
Tetap Waspada Meski Simalungun Relatif Aman
Marganda menyebutkan bahwa Kabupaten Simalungun hanya mengalami banjir ringan di beberapa titik. Namun, ia meminta seluruh personel tetap waspada.
“Rekan-rekan masih ada yang BKO ke Polda dan Brimob untuk aksi kemanusiaan. Kita patut bersyukur tidak mengalami bencana hebat, dan personel sudah bergerak cepat membantu masyarakat,” ujarnya.
Simalungun juga dikategorikan sebagai daerah rawan bencana, sehingga pemantauan aktivitas masyarakat harus terus diperketat.
Perkuat Patroli, Lonjakan Kasus Pencurian Jadi Sorotan
Kapolres memberi perhatian khusus pada meningkatnya angka pencurian.
“Setiap hari laporan polisi yang banyak diterima adalah kasus pencurian. Kasatfung yang membidangi preventif harus memperbaiki pola patroli,” tegasnya.
Ia juga meminta koordinasi antar fungsi ditingkatkan.
“Intel harus berbagi informasi dengan Samapta yang bertugas patroli. Kita harus bekerja bersama, bukan sendiri-sendiri,” lanjutnya.
Antisipasi Aktivitas Akhir Tahun
Memasuki periode akhir tahun, Marganda menekankan pentingnya deteksi dini terhadap kegiatan masyarakat yang berpotensi memengaruhi keamanan wilayah.
“Bekerja profesional dan berikan kontribusi lebih. ‘Polri untuk Masyarakat’ harus menjadi aksi nyata,” tegasnya.
Apel ditutup dengan seruan yel-yel “Salam Presisi!” yang disuarakan seluruh personel. (Rel)
Editor : Editor Satu