Ekonomi Hukum dan Kriminal Medan Metropolitan Nasional Olahraga Showbiz Sumut Aceh Advertorial Feature Intermezzo Internasional Iptek Kolom Merdeka Belajar Nusantara Politik Seni dan Budaya Wisata

Data Terbaru! 1,5 Juta Warga Sumut Terdampak Bencana, 330 Meninggal dan 136 Hilang

Editor Satu • Minggu, 7 Desember 2025 | 21:51 WIB

 

Wapres RI Gibran Rakabuming meninjau Desa Garoga yang terdampak banjir bandang di Batang Toru, Tapanuli Selatan, 4 Desember 2025.
Wapres RI Gibran Rakabuming meninjau Desa Garoga yang terdampak banjir bandang di Batang Toru, Tapanuli Selatan, 4 Desember 2025.

MEDAN, METRODAILY – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sumatera Utara merilis data terbaru dampak bencana hidrometeorologi yang melanda 18 kabupaten/kota.

Hingga Minggu, 7 Desember 2025 pukul 17.00 WIB, tercatat 1.578.014 jiwa terdampak, dengan 10.902 kepala keluarga mengungsi, serta 650 warga luka-luka, 330 meninggal dunia, dan 136 masih hilang.

Bencana banjir, longsor, dan cuaca ekstrem yang terjadi sejak akhir November 2025 paling banyak memukul wilayah Tapanuli Tengah, Langkat, Deli Serdang, dan Tapanuli Selatan.

Wilayah dengan Dampak Terbesar

Sementara itu, Sibolga, Humbang Hasundutan, Medan, dan Serdang Bedagai juga mengalami dampak signifikan dari banjir dan longsor yang tersebar di beberapa titik.

Beberapa daerah seperti Padangsidimpuan, Binjai, Nias, Tebing Tinggi, Asahan, dan Batubara dilaporkan telah menyelesaikan masa tanggap darurat karena warga pengungsi sudah kembali ke rumah masing-masing.

Status Tanggap Darurat

Hingga pembaruan terakhir, mayoritas wilayah telah menetapkan Status Tanggap Darurat, termasuk Tapanuli Utara, Tapanuli Tengah, Tapanuli Selatan, Sibolga, Humbang Hasundutan, Pakpak Bharat, Mandailing Natal, Medan, Binjai, Langkat, Deli Serdang, Serdang Bedagai, dan Nias Selatan.

BPBD Sumut memastikan koordinasi terus diperkuat dengan pemerintah kabupaten/kota, TNI/Polri, serta lembaga kemanusiaan untuk percepatan evakuasi, distribusi logistik, dan penanggulangan bencana secara menyeluruh. (Rel/mea)

 

Editor : Editor Satu
#update bencana #banjir sumut