SIMALUNGUN, METRODAILY- Anggota DPRD Simalungun Fraksi Partai Gerindra Melisa tarigan dan Sastro Sirait melaksanakan reses di Desa Silakidir Kecamatan Huta Bayu Raja Kabupaten Simalungun, Jumat (5/12/2025).
Acara reses dihadiri Camat Huta Bayu Raja, Sekcam, Pendeta, Korwil Pendidikan Huta Bayu Raja, Perangkat Desa Silakidir, Bidan dan ratusan warga Silakidir.
Camat Huta Bayu Raja Fresdonni Sinaga SH.MH mengucapkan terima kasih kepada anggota DPRD Simalungun yang melaksanakan reses di Desa Silakidir ini, begitu juga kepada warga Silakidir hadir mengikuti reses.
"Yang terpenting dalam pengurus akta lahir ataupun yang lain kita harus perjuangkan karena sudah banyak ibu melahirkan tidak ketahui siapa ayahnya, sehingga mempersulitkan para orangtua karena Catatan Sipil tidak keluarkan akta lahir karena tidak ada ayahnya, sehingga mereka harus melalui persidangan yang membuat orang tua yang membingungkan sehingga kita ini, ingin membuat nantinya Pengadilan yang hadir di Kecamatan kita ini, untuk melaksanakan persidangan untuk mempermudah warga yang memiliki anak yang belum jelas statusnya. Semoga dalam acara reses ini, bisa bertambah segala keperluan yang Ada bagi masyarakat Silakidir," sebutnya.
Anggota DPRD Simalungun Melisa Tarigan, S.Sos mengucapkan terima kasih kepada seluruh warga Desa Silakidir, Camat, Sekcam, Korwil Pendidikan, Pendeta, Bidan Kesehatan dan lain lainya.
"Masalah akte lahir kita akan bantu mengurusnya ke Dinas Capil Simalungun supaya akta lahir warga kita keluarkan dan apabila ada masalah seperti yang disampaikan Bapak Camat tentang tidak jelasnya siapa bapaknya harus ke Persidangan Pengadilan karena Dinas Capil tidak akan keluarkan akta lahir, sebab mereka capek dipanggil Polisi dan Hakim karena tidak jelasnya status Pernikahan," katanya.
Kepada seluruh warga Desa Silakidir dia mengatakan, agar jangan membuat gosip di warung warung. Ssebagai wakil rakyat dia mengaku sudah melakukan pembangunan di desa tersebut.
Aanggota DPRD Simalungun Sastro Jaya Sirait, SE menambahkan, tentang Dinas Capil itu, semua warga sudah ketahui hanya pengurusannya sangat jauh ke Raya. "Tentang Pendidikan, di sini satu pun Kepala sekolah tidak hadir padahal ada yang akan kita sampaikan kepada mereka tentang anggaran atau bantuan kepada sekolah. Jadi, bagi korwil Pendidikan untuk menyampaikan kepada Setiap Kepala Sekolah iya," ucapnya.
Warga Desa Silakidir marga Manurung mengeluhkan kepada Ibu dan Bapak DPRD Simalungun untuk ketahui yang di belakang desa itu, selalu banjir sampai ke jalan aspal ini airnya.
"Kita ingin dilakukan pengerokan paret tersebut sebelum dibangun agar tidak terjadi bencana nantinya. Tentang bantuan sosial di BLT di Desa ini, sangat membingungkan karena tidak sesuai dari penerima bantuan yang membuat semua warga bingung dan heran. Kita warga meminta kepada Wakil Rakyat tuntas masalah bantuan sosial tersebut, katanya. (NSi)
Editor : Leo Sihotang