Ekonomi Hukum dan Kriminal Medan Metropolitan Nasional Olahraga Showbiz Sumut Aceh Advertorial Feature Intermezzo Internasional Iptek Kolom Merdeka Belajar Nusantara Politik Seni dan Budaya Wisata

Longsor Parsikaman KM 38 Lumpuhkan Akses Total, Ini Gambar dari Drone Polda Sumut

Editor Satu • Jumat, 5 Desember 2025 | 10:10 WIB
Tim Bid TIK Polda Sumut menerbangkan drone untuk memantau kondisi longsor Parsikaman KM 38 dari udara.
Tim Bid TIK Polda Sumut menerbangkan drone untuk memantau kondisi longsor Parsikaman KM 38 dari udara.

TAPUT, METRODAILY – Akses menuju Desa Parsikaman KM 38, Kecamatan Adian Koting, Kabupaten Tapanuli Utara, masih terputus total akibat longsor besar yang menimbun badan jalan sejak beberapa hari lalu.

Hingga Selasa (3/11/2025), tidak satu pun kendaraan—baik roda dua maupun roda empat—dapat melintas di jalur tersebut.

Material longsor berupa tanah, batu berukuran besar, dan pepohonan menutup seluruh badan jalan sehingga menjadikan titik ini salah satu lokasi terdampak terparah di Tapanuli Utara.

Untuk memetakan kondisi aktual dan mendukung percepatan penanganan, Tim Bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) Polda Sumut melakukan pemantauan udara menggunakan drone.

Setibanya di lokasi, tim menemukan jalur benar-benar terputus dan berpotensi mengalami longsor susulan mengingat curah hujan yang masih tinggi.

Dari hasil rekaman udara, terlihat jelas panjang area longsor, kondisi struktur tanah, serta titik-titik yang dapat dipertimbangkan sebagai jalur alternatif bagi tim evakuasi dan distribusi logistik.

Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Dr. Ferry Walintukan, menegaskan bahwa pemantauan udara menjadi langkah penting dalam menentukan strategi lapangan.

“Polda Sumut bergerak all out. Tim Bid TIK melakukan pemetaan dengan drone untuk memastikan keputusan diambil cepat dan tepat. Fokus utama kami adalah keselamatan masyarakat dan percepatan pembukaan akses,” ujar Ferry.

Ia menambahkan, koordinasi lintas instansi terus dilakukan untuk mempercepat proses evakuasi, penyaluran bantuan, dan penanganan darurat di lokasi-lokasi yang masih terisolir.

Hingga saat ini, tim gabungan masih bekerja di lapangan untuk menilai risiko, membuka akses, serta memastikan dukungan personel dan logistik memadai guna menangani bencana di Parsikaman KM 38. (Net)

Editor : Editor Satu
#Longsor Taput #drone #polda sumut #akses putus