Ekonomi Hukum dan Kriminal Medan Metropolitan Nasional Olahraga Showbiz Sumut Aceh Advertorial Feature Intermezzo Internasional Iptek Kolom Merdeka Belajar Nusantara Politik Seni dan Budaya Wisata

290 Korban Berhasil Diidentifikasi, Tim DVI Polda Sumut Bersiaga Hadapi Fase Paling Berat

Editor Satu • Kamis, 4 Desember 2025 | 12:40 WIB

 

Personel DVI Polda Sumut melakukan identifikasi korban bencana di Sumatera Utara menggunakan metode ilmiah forensik.
Personel DVI Polda Sumut melakukan identifikasi korban bencana di Sumatera Utara menggunakan metode ilmiah forensik.

MEDAN, METRODAILY – Operasi Disaster Victim Identification (DVI) Polri dalam penanganan bencana besar di Sumatera Utara terus berjalan intensif.

Hingga Selasa (2/12/2025), sebanyak 290 korban berhasil diidentifikasi oleh tim yang diperkuat 30 personel, terdiri dari 10 personel DVI Mabes Polri dan 20 personel DVI Polda Sumut.

Kepala Rumah Sakit Bhayangkara TK II Medan, Kombes Pol dr. Taufik Ismail, Sp.OG., MARS, menyampaikan seluruh tim telah disebar ke kabupaten/kota terdampak untuk mempercepat proses identifikasi.

“Kami telah menggelar operasi DVI dengan total 30 personel. Per 2 Desember, sebanyak 290 korban telah berhasil kami identifikasi di 12 kabupaten/kota,” ujar Karumkit RS Bhayangkara Medan, Rabu (3/12/2025).

Minggu Depan Jadi Tantangan Terberat

Seluruh jenazah yang teridentifikasi dapat dikenali menggunakan data sekunder seperti sidik jari, ciri fisik, dan properti melekat, karena mayoritas tubuh masih utuh pada fase awal penemuan.

Namun, Karumkit memperingatkan bahwa pekerjaan tim akan semakin sulit. Sebanyak 122 korban masih dilaporkan hilang dan sebagian diperkirakan sudah mulai mengalami pembusukan.

“Seminggu ke depan akan jauh lebih sulit karena jenazah yang tertimbun mulai membusuk. Identifikasi dengan sidik jari atau wajah akan tidak memungkinkan. Kami siapkan metode DNA sebagai data primer,” tegasnya.

Ia menambahkan bahwa jenazah yang belum dapat diidentifikasi dan tidak memungkinkan lagi disimpan akan dimakamkan dengan penandaan khusus, sehingga dapat dicocokkan kembali apabila hasil DNA keluar.

Data Korban Meninggal dan Hilang

BPBD Sumut mencatat, bencana banjir dan longsor yang melanda 17 kabupaten/kota menimbulkan dampak besar dengan titik terparah berada di Tapanuli Tengah.

Berikut rinciannya:

Seluruh korban luka telah dirawat di rumah sakit daerah masing-masing, termasuk RS Bhayangkara Batangtoru.

“Jika diperlukan rujukan, pasien akan dibawa ke Medan. Obat-obatan dari Mabes Polri juga sudah kami distribusikan terutama ke Tapteng, Tapsel, dan Sibolga,” ujar dr. Taufik.

Operasi DVI Berlanjut Hingga Masa Darurat Berakhir

Hingga kini, belum ada kendala signifikan, namun tim mewaspadai fase kritis dalam beberapa hari ke depan ketika jenazah yang belum ditemukan memasuki stadia pembusukan lanjut.

Operasi DVI Polri akan dilaksanakan hingga masa tanggap darurat selesai, dengan seluruh tenaga identifikasi dan medis tetap disiagakan di lapangan. (Rel)

 

Editor : Editor Satu
#identifikasi korban bencana #polda sumut