Ekonomi Hukum dan Kriminal Medan Metropolitan Nasional Olahraga Showbiz Sumut Aceh Advertorial Feature Intermezzo Internasional Iptek Kolom Merdeka Belajar Nusantara Politik Seni dan Budaya Wisata

Akses Putus di Tapteng, Polda Sumut Dirikan Jembatan Darurat dalam Sehari

Editor Satu • Kamis, 4 Desember 2025 | 11:10 WIB
Personel Polda Sumut bersama tim gabungan membangun jembatan darurat untuk membuka kembali akses Pandan–Kalangan pascabanjir dan longsor di Tapanuli Tengah.
Personel Polda Sumut bersama tim gabungan membangun jembatan darurat untuk membuka kembali akses Pandan–Kalangan pascabanjir dan longsor di Tapanuli Tengah.

TAPTENG, METRODAILY — Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Utara membangun jembatan darurat untuk memulihkan akses yang terputus akibat banjir dan tanah longsor di Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng).

Pengerjaan dimulai Selasa (…/12/2025), melibatkan berbagai satuan yang diturunkan langsung ke lokasi.

“Hari ini, berbagai satuan turun langsung membangun jembatan darurat agar Kecamatan Pandan dan Kelurahan Kalangan kembali terhubung, sekaligus menjadi ruas vital jalur lintas Sumatera Tapanuli Tengah–Padangsidempuan,” ujar Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol Ferry Walintukan di Medan.

Ferry menyebut jembatan darurat tersebut menjadi kebutuhan mendesak untuk menggerakkan mobilitas warga, distribusi bantuan, dan arus logistik yang hingga kini terhambat akibat kerusakan akses.

“Meski bekerja dengan kondisi terbatas dan medan berat, tim gabungan terus melakukan percepatan agar jalur darurat segera bisa dilalui masyarakat dan kendaraan yang membawa bantuan,” katanya.

Polda Sumut memastikan personel akan tetap berada di lapangan hingga jalur benar-benar pulih dan aktivitas warga kembali normal.

“Setelah jembatan darurat ini selesai, distribusi bantuan dan aktivitas masyarakat dapat kembali berjalan bertahap,” tambah Ferry.

Kapolda Sumut Irjen Pol Whisnu Hermawan Februanto sebelumnya menginstruksikan percepatan distribusi bantuan karena sejumlah wilayah di Tapteng dan Kota Sibolga masih terisolasi dan sulit dijangkau kendaraan roda empat.

Whisnu juga menegaskan pentingnya koordinasi terpadu antara TNI–Polri, pemerintah daerah, BNPB, dan relawan agar seluruh titik pengungsian terlayani tanpa terkecuali.

“Setiap bantuan harus cepat sampai. Masyarakat sedang menghadapi masa tersulit dan negara wajib hadir tanpa menunda,” tegasnya.

Ia memastikan seluruh penyaluran bantuan dilakukan tanpa hambatan, mengutamakan warga paling terdampak, serta berjalan transparan dan terkoordinasi. (Rel)

Editor : Editor Satu
#polda sumut