Ekonomi Hukum dan Kriminal Medan Metropolitan Nasional Olahraga Showbiz Sumut Aceh Advertorial Feature Intermezzo Internasional Iptek Kolom Merdeka Belajar Nusantara Politik Seni dan Budaya Wisata

20 Km Lagi Akses ke Sibolga–Tapteng Belum Tembus, Pemprov Sumut–Pusat Keroyokan Percepat Distribusi Logistik

Editor Satu • Kamis, 4 Desember 2025 | 10:30 WIB
Sekretaris Dinas Perhubungan Sumut, Rochani Litiloly (tengah) dalam Temu Pers Dinas Kominfo Sumut di Lobby Dekranasda, Kantor Gubernur Sumut.
Sekretaris Dinas Perhubungan Sumut, Rochani Litiloly (tengah) dalam Temu Pers Dinas Kominfo Sumut di Lobby Dekranasda, Kantor Gubernur Sumut.

MEDAN, METRODAILY – Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut) menegaskan terus berkolaborasi dengan pemerintah pusat serta kabupaten/kota untuk mempercepat penanganan banjir dan longsor, yang memutus akses transportasi dan menghambat distribusi logistik di sejumlah wilayah, termasuk Kota Sibolga dan Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng).

Plt Kepala Dinas Perhubungan Sumut, Muttaqien Hasrimy, melalui Sekretaris Dinas Rochani Litiloly menyampaikan bahwa jalur darat Tarutung–Sibolga masih belum sepenuhnya terbuka.

Hingga Rabu (3/12/2025), kendaraan baru dapat melintas sampai Kilometer 39 karena beberapa titik masih tertutup material longsor.

“Baru terbuka sampai KM 39, artinya sekitar 20 kilometer lagi belum bisa ditembus,” kata Rochani dalam Temu Pers Dinas Kominfo Sumut di Lobby Dekranasda, Kantor Gubernur Sumut.

Perkembangan lebih baik terlihat di jalur alternatif. Rute Pakkat dinyatakan sudah bisa dilalui kendaraan kecil, sementara jalur Aceh Singkil–Manduamas–Barus dapat ditempuh meski jaraknya lebih jauh.

Rochani menegaskan bahwa percepatan penanganan dilakukan secara terkoordinasi.

Pemerintah pusat, provinsi, dan daerah melakukan pembersihan material longsor, penataan jalur aman, dan pemulihan infrastruktur di titik-titik prioritas untuk memastikan arus bantuan kembali lancar.

Mudik Gratis Tetap Berjalan

Di tengah situasi darurat, Pemprov Sumut memastikan pelayanan publik tetap berjalan, termasuk program Mudik Gratis Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru).

Tahun ini disiapkan 3.212 kuota melalui angkutan jalan, kereta api, dan penyeberangan. Rute menuju Tapteng dan sekitarnya tetap dibuka selama jalur memungkinkan.

Namun, operasional penyeberangan dari Pelabuhan Sibolga menuju Kepulauan Nias masih ditutup. Untuk sementara, penyeberangan dialihkan ke Pelabuhan Telukbayur, Sumatera Barat.

Pemprov Sumut berharap percepatan pembukaan akses dan pemulihan distribusi logistik dapat segera tuntas sehingga mobilitas masyarakat, pengiriman bantuan, dan aktivitas ekonomi warga terdampak bisa kembali normal. (H13/DIS)

Editor : Editor Satu
#Akses Sibolga Tapteng tertutup total #Banjir tapteng #distribusi logistik