Ekonomi Hukum dan Kriminal Medan Metropolitan Nasional Olahraga Showbiz Sumut Aceh Advertorial Feature Intermezzo Internasional Iptek Kolom Merdeka Belajar Nusantara Politik Seni dan Budaya Wisata

Evakuasi Korban Tertimbun Terkendala Lumpur 1 Meter di Tapteng

Editor Satu • Senin, 1 Desember 2025 | 12:20 WIB
Tim SAR gabungan menembus lumpur setinggi satu meter saat mengevakuasi korban banjir dan longsor di Tapanuli Tengah.
Tim SAR gabungan menembus lumpur setinggi satu meter saat mengevakuasi korban banjir dan longsor di Tapanuli Tengah.

TAPTENG, METRODAILY – Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatera Utara, menjadi salah satu wilayah yang mengalami dampak terparah akibat banjir bandang dan tanah longsor.

Proses evakuasi korban meninggal dunia oleh tim SAR gabungan berjalan sangat lambat karena lokasi dipenuhi material lumpur setebal hampir satu meter.

Tim SAR berjibaku mengevakuasi korban di Desa Tuka dan Desa Tanah Bolon, dua titik terdampak paling parah. Ketebalan lumpur membuat langkah tim penyelamat tersendat dan pergerakan alat evakuasi menjadi sangat terbatas.

Sebelum tiba di lokasi, tim SAR harus menghadapi hambatan besar. Banyak akses jalan terputus dan jembatan rusak, memaksa personel melanjutkan perjalanan dengan berjalan kaki selama dua jam untuk mencapai daerah terdampak.

Setibanya di lokasi, tim langsung melakukan penyisiran dan menemukan sejumlah korban yang diduga terseret arus sungai saat banjir bandang menerjang.

Berdasarkan keterangan warga, masih ada korban lain yang diperkirakan berada di sepanjang aliran Sungai Tanah Bolon.

Sementara itu, warga yang terdampak longsor mendesak agar bantuan logistik dipercepat.

Mereka khawatir terjadi kelangkaan kebutuhan pokok karena jalur distribusi benar-benar terisolasi akibat kerusakan infrastruktur.

“Bantuan belum masuk. Stok sembako menipis karena semua jalur terputus,” keluh salah seorang warga yang mengungsi.

Tim SAR gabungan melanjutkan pencarian dengan kewaspadaan tinggi mengingat kondisi tanah yang labil dan potensi longsor susulan. (Net)

Editor : Editor Satu
#tapteng #korban longsor