Ekonomi Hukum dan Kriminal Medan Metropolitan Nasional Olahraga Showbiz Sumut Aceh Advertorial Feature Intermezzo Internasional Iptek Kolom Merdeka Belajar Nusantara Politik Seni dan Budaya Wisata

Kapolda Sumut Terbang Pakai Helikopter Tinjau Banjir-Longsor

Editor Satu • Minggu, 30 November 2025 | 09:35 WIB

 

Kapolda Sumut Irjen Pol Whisnu Hermawan Februanto tiba di Tapanuli Utara untuk melihat langsung pengungsi terdampak banjir dan longsor.
Kapolda Sumut Irjen Pol Whisnu Hermawan Februanto tiba di Tapanuli Utara untuk melihat langsung pengungsi terdampak banjir dan longsor.

TAPUT, METRODAILY – Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol Whisnu Hermawan Februanto bersama Pangdam I/BB Mayjen TNI Rio Firdianto tiba di wilayah Tapanuli Tengah (Tapteng) melalui jalur udara untuk meninjau langsung lokasi terdampak banjir dan tanah longsor, Sabtu (29/11/2025).

Keduanya menggunakan helikopter dari Bandara Silangit setelah seluruh jalur darat menuju Tapteng dan Sibolga dinyatakan lumpuh total.

Kehadiran Kapolda dan Pangdam menjadi bentuk komitmen percepatan penanganan bencana sekaligus memastikan pemenuhan kebutuhan warga terdampak tetap berjalan di tengah keterbatasan akses.

Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Dr. Ferry Walintukan, mengatakan hingga kini material longsor dan banjir masih menutup badan jalan di berbagai titik, membuat mobilisasi petugas serta distribusi bantuan sangat terganggu.

“Untuk menuju Tapteng dan Sibolga, jalur darat belum bisa dilalui. Pak Kapolda dan Pangdam menggunakan helikopter untuk memastikan penanganan berjalan dan melihat langsung kondisi pengungsi,” kata Ferry.

Meski akses terputus, Polda Sumut terus berupaya mengirimkan bantuan logistik. Personel dikerahkan melalui jalur alternatif Aceh–Singkil untuk membawa pasokan pangan dan kebutuhan darurat ke wilayah terdampak.

“Logistik tetap diupayakan masuk, meski sedikit-sedikit karena jalur yang sangat terbatas. Personel kami melewati jalur darat dari arah Aceh untuk membawa bantuan,” jelasnya.

Kapolda Sumut dan Pangdam I/BB dijadwalkan meninjau titik-titik kerusakan paling parah di Tapteng.

Fokus keduanya ialah memastikan distribusi logistik berjalan lancar, memperkuat koordinasi dengan pemerintah daerah dan BNPB, serta mempercepat pembukaan akses menuju desa yang masih terisolasi.

Ferry menegaskan bahwa Polda Sumut akan terus bersinergi dengan TNI dan seluruh unsur terkait untuk mengutamakan keselamatan warga.

“Bapak Kapolda ingin semua proses dipercepat. Sinergi TNI–Polri menjadi kunci untuk menjangkau titik-titik sulit dan mempercepat pemulihan,” ujarnya.

Dengan langkah cepat ini, diharapkan jalur distribusi bantuan segera terbuka dan penanganan terhadap korban banjir serta longsor di Tapanuli Tengah berjalan maksimal. Seluruh personel TNI–Polri di lapangan disebut akan bekerja tanpa henti hingga situasi kembali pulih. (Rel)

 

Editor : Editor Satu
#banjir longsor #kapolda sumut