Ekonomi Hukum dan Kriminal Medan Metropolitan Nasional Olahraga Showbiz Sumut Aceh Advertorial Feature Intermezzo Internasional Iptek Kolom Merdeka Belajar Nusantara Politik Seni dan Budaya Wisata

Situasi Terkini Bencana Sibolga–Tapteng : Ribuan Warga Terdampak, Evakuasi Masih Berjalan

Leo Sihotang • Sabtu, 29 November 2025 | 13:29 WIB
Tim Sar Gabungan Terus Berupaya Keras Mengevakuasi Korban dari Lokasi Bencana Banjir dan Longsor.
Tim Sar Gabungan Terus Berupaya Keras Mengevakuasi Korban dari Lokasi Bencana Banjir dan Longsor.


SIBOLGA, METRODAILY- Hingga H.4, korban dari Tapteng–Sibolga yang telah terverifikasi mencapai 2.302 kepala keluarga. Sebanyak 142 orang dilaporkan selamat, 1.023 orang dievakuasi, 65 meninggal dunia, dan 84 lainnya masih dalam pencarian.
Sementara itu di Tapsel, tercatat 23 warga terdampak, dengan tujuh orang meninggal dan 16 orang masih hilang.

Perkembangan Operasi SAR

Tim mobile dari Basarnas, dipimpin Capt dan Bayu, tiba di Posko Terpadu Tapteng dan langsung menggelar rapat koordinasi bersama pemerintah daerah dan unsur BPBD. Pembagian Search and Rescue Unit (SRU) dilakukan sebagai berikut:

Tim 1: Operasi SAR di Hutanabolon, Tapteng

Tim 2: Operasi SAR di Parombunan, Kota Sibolga

Tim 3: Siaga dan koordinasi di Posko SAR Nakula

Tim 4: Siaga di Posko Terpadu Sibolga

Tim 5: Siaga di Posko Terpadu Tapteng

Tim 6: Tim mobile/caraka


Kepala kantor SAR Nias Putu Arga Sudjarwadi SH MH melalui humasnya Asa Waruwu kepada metrodaily.jawapos.com (Sabtu, 29/11/2025) menyebutkan, personel kantor SAR Nias yang tiba melalui Pelabuhan ASP Sibolga langsung digeser ke Posko KN SAR Nakula untuk apel dan pembagian tugas lanjutan.

"Tim drone melakukan pemantauan udara di wilayah Tukka dan Hutanabolon, sementara tim posko bergerak ke lokasi kejadian untuk koordinasi lapangan. Operasi pencarian terus berfokus pada sektor yang dilaporkan masih terdapat warga hilang," ujar Asa Waruwu.

Wilayah Belum Bisa Diakses

Akses ke beberapa lokasi masih terputus, terutama ruas Jalan Lintas Kabupaten di Aek Tolang, Jembatan Pandan–Carita, dan Jembatan Anggoli di jalur nasional. Sejumlah infrastruktur rusak berat, termasuk sekolah di Aek Kolang serta kantor camat dan fasilitas publik lainnya.

Wilayah yang Mulai Surut

Sejumlah area telah dapat dilalui karena banjir mulai surut, antara lain Sibuluan Raya, sebagian Kota Sibolga, Sarudik, Pandan, AMD, dan kawasan Pesantren.

Lokasi Evakuasi

Pengungsian tersebar di GOR Pandan (Tapteng); SMPN 5 Parombunan dan Posko Terpadu Gedung Nasional (Sibolga); serta Bhayangkara dan sejumlah lokasi desa di Tapsel. Warga juga ditampung di tenda darurat, aula Bank Indonesia, Masjid Istiqomah, Aula HKBP Sibolga Hutajulu, Masjid Taqwa Muhammadiyah, serta beberapa titik pemukiman di Sibolga.

Potensi SAR Gabungan

Kekuatan personel terdiri dari Pos SAR Sibolga, ABK KN Nakula, Kansar Nias, Pos SAR Simeulue, BPBD, Polres, Kodim, Polairud, KP Antareja, serta Mabes Airud.

Kendala di Lapangan

Tim masih menghadapi pemadaman listrik, gangguan jaringan komunikasi, wilayah terisolasi, cuaca ekstrem, risiko longsor susulan, jalur darat terputus, serta tumpukan lumpur dan material banjir.

Alut dan Peralatan

Operasi didukung Rescue Car I & II, sekoci KN Nakula, LCR dengan mesin 30 PK, peralatan SAR air, mountaineering, medis, alat komunikasi, drone, APD, serta kantong jenazah. (al/rel)

 

Editor : Leo Sihotang