SUMUT, METRODAILY — Bencana banjir dan longsor yang melanda sejumlah wilayah di Sumatera Utara telah menelan 83 korban jiwa hingga Jumat (28/11/2025).
Data tersebut dirilis Badan Pencarian dan Pertolongan Nasional (Basarnas) pukul 12.00 WIB. Selain itu, 81 orang masih dalam pencarian.
Korban terbanyak berada di Tapanuli Tengah (34 orang) dan Sibolga (30 orang). Hingga saat ini, sebanyak 677 warga berhasil dievakuasi.
Di Sibolga, khususnya Kecamatan Tukka, banjir memutus akses jalan dan membuat ratusan warga terjebak di rumah masing-masing.
Posko darurat dibuka untuk menampung warga terdampak, termasuk anak-anak, lansia, dan penyandang disabilitas, dengan total pengungsi ratusan jiwa.
Basarnas menurunkan hampir 2.000 personel untuk proses evakuasi di Sumut. Aparat gabungan, TNI/Polri, BPBD, dan relawan terus berupaya mengevakuasi warga, mendirikan posko darurat, menyalurkan makanan, air, obat-obatan, dan perlengkapan tidur, serta memulihkan akses jalan yang terputus.
Warga diminta tetap waspada terhadap aliran sungai dan titik longsor yang masih rawan, serta mengikuti arahan petugas di lapangan untuk meminimalkan risiko korban jiwa tambahan. (Net)
Editor : Editor Satu