Ekonomi Hukum dan Kriminal Medan Metropolitan Nasional Olahraga Showbiz Sumut Aceh Advertorial Feature Intermezzo Internasional Iptek Kolom Merdeka Belajar Nusantara Politik Seni dan Budaya Wisata

Puluhan Warga di Angkola Sangkunur Tertimbun Longsor, 5 Sudah Ditemukan

SAMMAN • Jumat, 28 November 2025 | 05:13 WIB
Proses evakuasi jasad korban longsor di Desa Batu Godang, Kecamatan Angkola Sangkunur, Kabupaten Tapanuli Selatan, Kamis (27/11/2025). (Samman/MetroDaily)
Proses evakuasi jasad korban longsor di Desa Batu Godang, Kecamatan Angkola Sangkunur, Kabupaten Tapanuli Selatan, Kamis (27/11/2025). (Samman/MetroDaily)

TAPSEL, METRODAILY-Puluhan warga Dusun Kampung Durian dan Dusun Gunung Pardomuan, Desa Batu Godang, Kecamatan Angkola Sangkunur, Kabupaten Tapanuli Selatan, Provinsi Sumatra Utara, tertimbun tanah longsor pada Rabu (26/11/2025) malam.

Tanah longsor terjadi menyusul intensitas hujan yang tinggi dalam beberapa hari terakhir ini di wilayah Tapanuli Selatan dan sekitarnya.

Sementara dua dusun yang tertimbun berada di bawah bukit yang baru ditanami pohon sawit, yang kemudian longsor dan menimbun sebanyak 12 unit rumah.

Komandan Rayon Militer (Koramil) 19/Siais Kapten Inf Hallason Sirait mengungkapkan, tanah longsor itu terjadi Rabu malam sekitar pukul 22.30 WIB. Saat peristiwa itu, curah hujan cukup tinggi dengan durasi yang panjang.

Proses evakuasi jasad korban longsor di Desa Batu Godang, Kecamatan Angkola Sangkunur, Kabupaten Tapanuli Selatan, Kamis (27/11/2025).
Proses evakuasi jasad korban longsor di Desa Batu Godang, Kecamatan Angkola Sangkunur, Kabupaten Tapanuli Selatan, Kamis (27/11/2025).
“Korban jiwa, 21 orang warga Dusun Kampung Durian dan 4 orang warga Dusun Gunung Pardomuan,” terangnya dalam pesan yang diteruskan kepada Metro Tabagsel.

Danramil menuturkan, sampai Kamis (27/11/2025) malam ini, petugas dibantu warga sudah mengevakuasi 5 jasad korban tewas.

“Saat ini baru 5 jenazah bisa ditemukan di Dusun Kampung Durian. Terkendala alat berat yang kecil,” ungkap mantan Pasi Intel Kodim 0212/TS itu.

Sementara pukul 18.00 Wib tadi, proses pencarian sementara dihentikan karena terkendala listrik yang padam di wilayah Angkola Sangkunur, khususnya Desa Batu Godang.

“Untuk Dusun Gunung Pardomuan belum bisa dievakuasi karena terkendala alat berat belum ada,” tambahnya.

Upaya yang dilakukan saat ini, kata Kapten Sirait, bintara desa masih mengandalkan mini ekskavator milik PTPN, bekerja sama dengan bhabin kamtibmas dan masyarakat setempat dalam proses evakuasi.

Koramil Siais juga berpesan kepada masyarakat di sejumlah desa yang rawan bencana, untuk tetap waspada karena sampai hari ini hujan tinggi dan angin kencang masih berlanjut. (SAN)

Editor : Editor Satu
#tanah longsor #Banjir Tapsel #Banjir tapteng