Ekonomi Hukum dan Kriminal Medan Metropolitan Nasional Olahraga Showbiz Sumut Aceh Advertorial Feature Intermezzo Internasional Iptek Kolom Merdeka Belajar Nusantara Politik Seni dan Budaya Wisata

Tetapkan Status Darurat Bencana, Gubernur Bobby Fokus Evakuasi & Buka Jalur Logistik

Editor Satu • Kamis, 27 November 2025 | 18:31 WIB

Gubernur Sumut Bobby Nasution memimpin rapat koordinasi penanganan banjir dan longsor di Medan, Kamis (27/11/2025).
Gubernur Sumut Bobby Nasution memimpin rapat koordinasi penanganan banjir dan longsor di Medan, Kamis (27/11/2025).

Banjir & Longsor Sumut  

MEDAN, METRODAILY – Banjir bandang dan tanah longsor melanda 10 kabupaten/kota di Sumatera Utara (Sumut). Sedikitnya 30 orang meninggal dunia dan 4.035 warga mengungsi. Gubernur Sumut Bobby Nasution langsung bergerak cepat melakukan evakuasi, penyaluran bantuan, serta membuka akses jalur logistik yang terputus total.

Instruksi itu disampaikan Bobby saat mengikuti rapat koordinasi penanganan bencana bersama Menko PMK Pratikno secara daring di Aula Tengku Rizal Nurdin, Rumah Dinas Gubernur, Kamis (27/11/2025).

Bobby menegaskan penanganan darurat difokuskan pada pencarian, pertolongan, evakuasi, dan pemulihan akses yang lumpuh akibat longsor.

Baca Juga: Wali Kota Padangsidimpuan Sampaikan Duka Cita untuk Korban Hanyut

“Untuk 8 kabupaten/kota sudah bisa ditembus bantuan lewat jalur darat. Namun 2 daerah—Tapanuli Tengah dan Sibolga—belum bisa kami suplai karena akses putus total,” kata Bobby.

Pemprov Sumut juga berkoordinasi dengan TNI. Dua helikopter telah disiagakan untuk suplai bantuan ke wilayah terisolasi.

Status Darurat Ditetapkan

Sebagai langkah lanjutan, Gubernur telah:

  • Menetapkan status darurat bencana

  • Menurunkan personel dan peralatan evakuasi

  • Mengaktifkan TRC multisektor

  • Mendirikan pos pengungsian dan pos lapangan

  • Menggalang bantuan dari BUMN, BUMD, dan stakeholder

Pemprov juga mengirim bantuan logistik, termasuk 1 ton minyak goreng, 500 kg gula, 500 kotak teh celup, 20.000 bungkus mie instan, dan 1.000 kaleng sarden.

Baca Juga: Pemancing Hanyut di Sidimpuan Ditemukan Pemancing, Kondisi Meninggal Dunia  

Kepala Dinas Kominfo Sumut, Erwin Hotmansah Harahap, menyebut sejumlah daerah masih mengalami gangguan jaringan.

“Sesuai arahan Gubernur, pemulihan jaringan komunikasi terus dilakukan. Masih ada beberapa kabupaten/kota yang jaringannya terganggu,” ucapnya.

Data Daerah Terdampak

Bencana banjir dan longsor melanda:

Tapteng, Sibolga, Taput, Mandailing Natal, Humbahas, Pakpak Bharat, Langkat, Padang Sidimpuan, dan Nias Selatan.

BPBD Sumut juga mengirim peralatan evakuasi, antara lain:

  • 4 perahu karet

  • 2 mesin perahu

  • 6 pompa jinjing & 4 pompa kohler

  • 2 tenda pengungsi

  • 2 unit starlink

  • 42 lampu lentera

  • Chainsaw, dongkrak angin, dan genset

Baca Juga: Ratusan Pengendara Sudah 3 Hari Terjebak Banjir di Aek Sijorni - Tapsel

Pemerintah Pusat Turun Tangan

Menko PMK Pratikno menegaskan pemerintah pusat memberikan perhatian penuh atas bencana yang melanda Sumut, Aceh, dan Sumbar.

“Pak Prabowo memerintahkan kami serius menangani tahap tanggap darurat dan menyiapkan pemulihan infrastruktur serta kondisi masyarakat,” kata Pratikno dari Jakarta. (rel)

 
Editor : Editor Satu
#evakuasi #banjir dan longsor #Gubernur Bobby Nasution #jalur logistik