Ekonomi Hukum dan Kriminal Medan Metropolitan Nasional Olahraga Showbiz Sumut Aceh Advertorial Feature Intermezzo Internasional Iptek Kolom Merdeka Belajar Nusantara Politik Seni dan Budaya Wisata

Siklon Tropis Senyar Picu Cuaca Ekstrem di Sumut, Waspada hingga 2 Desember

Editor Satu • Rabu, 26 November 2025 | 15:52 WIB
BMKG Wilayah I Medan merilis peringatan cuaca ekstrem imbas Siklon Tropis Senyar yang meningkatkan risiko bencana hidrometeorologi di Sumatera Utara.
BMKG Wilayah I Medan merilis peringatan cuaca ekstrem imbas Siklon Tropis Senyar yang meningkatkan risiko bencana hidrometeorologi di Sumatera Utara.

MEDAN, METRODAILY — BMKG Wilayah I Medan mengeluarkan peringatan keras: Sumatera Utara memasuki fase cuaca ekstrem akibat dampak Siklon Tropis Senyar, yang berkembang dari Bibit Siklon 95B sejak 21 November 2025 di perairan timur Aceh–Selat Malaka.

Kepala BMKG Wilayah I Medan, Dr. Hendro Nugroho, S.T, M.Si, menegaskan masyarakat harus meningkatkan kewaspadaan mulai 26 November hingga 2 Desember 2025, karena hujan lebat–ekstrem, angin kencang hingga gelombang tinggi berpotensi melanda hampir seluruh wilayah Sumut.

“Curah hujan dalam sepekan terakhir berada pada kategori lebat hingga ekstrem dengan durasi panjang. Siklon Tropis Senyar meningkatkan intensitas hujan dan memicu potensi cuaca ekstrem di Sumatera Utara,” ujar Hendro.

Curah Hujan Ekstrem

Data BMKG mencatat beberapa wilayah mengalami hujan ekstrem:

“Selain curah hujan tinggi, kelembapan udara di Sumut sangat basah. Kondisi ini memperkuat potensi hujan lebat berulang,” jelasnya.

BMKG memaparkan tiga faktor besar pemicu cuaca ekstrem:

  1. Siklon Tropis Senyar meningkatkan suplai uap air.
  2. IOD negatif masih aktif hingga Desember, memicu tambahan uap air ke pantai barat Sumut.
  3. Gelombang atmosfer aktif, memperkuat pembentukan awan hujan.

29 Wilayah Berstatus Waspada Hujan Ekstrem

Wilayah yang berpotensi terdampak hujan lebat–ekstrem meliputi:

Medan, Binjai, Langkat, Deli Serdang, Karo, Dairi, Pakpak Bharat, Tapteng, Sibolga, Tapsel, Padangsidimpuan, Taput, Madina, Palas, Paluta, Simalungun, Samosir, Serdang Bedagai, Tebing Tinggi, Humbahas, Nias, Nisel, Nisut, Nias Barat, Gunungsitoli, Toba, dan sekitarnya.

Hendro mengingatkan potensi bencana hidrometeorologi meningkat tajam:

BMKG meminta masyarakat dan pemerintah daerah meningkatkan kesiapsiagaan:

“Masyarakat perlu terus memantau informasi terbaru. Kepala daerah diminta berkoordinasi dengan BPBD, TNI, dan Polri untuk memperkuat respons cepat,” kata Hendro. (rel)

Editor : Editor Satu
#bmkg #Siklon Tropis Senyar #cuaca ekstrem