TAPSEL, METRODAILY — Satuan Brimob Polda Sumatera Utara mengerahkan personel terbaiknya untuk menembus medan berat dan membuka akses jalan penghubung Kota Sibolga–Padangsidimpuan yang terputus akibat longsor yang melanda sejak Senin (24/11).
Komandan Satuan Brimob Polda Sumut, Kombes Pol Rantau Isnur Eka, mengatakan dua unit SAR Batalyon C Tapanuli Selatan telah diberangkatkan menuju titik-titik bencana.
“Kami mengerahkan dua unit SAR dari Batalyon C Tapanuli Selatan menuju wilayah Tapanuli Tengah,” ujarnya di Medan, Selasa (25/11).
Baca Juga: Jalan Nasional di Sipirok Putus Diterjang Longsor, Ratusan Kendaraan Terjebak
Satu tim bergerak melalui jalur Sibolga, sementara tim lainnya menerobos medan via Sipirok, guna menjangkau lokasi banjir dan longsor yang masih terisolasi.
Fokus: Buka Akses, Evakuasi Warga, dan Pendataan Kerusakan
Rantau menyebutkan misi utama Brimob adalah:
-
membuka akses jalan nasional yang tertutup material longsor,
-
mengevakuasi warga yang terjebak,
-
melakukan pendataan kerusakan,
-
memastikan bantuan masuk ke daerah yang belum bisa dijangkau.
“Kami melakukan koordinasi intensif dengan BPBD, Basarnas, serta satuan wilayah terdekat untuk mempercepat proses penanganan darurat,” kata Rantau.
Baca Juga: Banjir Madina Meluas, 520 KK Mengungsi, Persediaan Warga Tinggal 2 Hari
Ia menegaskan Brimob tetap berada di garis terdepan, menghadapi cuaca ekstrem dan medan sulit demi keselamatan masyarakat.
“Dalam setiap situasi darurat, Brimob hadir membawa harapan, ketangguhan, dan dedikasi tanpa batas,” tegasnya.
Instruksi kewaspadaan tinggi juga disampaikan kepada seluruh jajaran, untuk mengutamakan keselamatan personel sekaligus warga yang terdampak.
Baca Juga: 160 KK Terjebak Banjir Tapsel, Evakuasi Pakai Perahu, Warga Minta Bantuan
Empat Wilayah di Sumut Dilanda Longsor
Pusdalops Penanggulangan Bencana Sumatera Utara melaporkan empat wilayah terdampak longsor, yakni:
-
Kota Sibolga
-
Kota Gunungsitoli
-
Kabupaten Tapanuli Selatan
-
Kabupaten Nias Selatan
Longsor di Kota Sibolga sendiri menutup akses Jalan II Nomensen, Kecamatan Sibolga Timur, setelah diguyur hujan berintensitas tinggi.
Hingga berita ini diturunkan, proses pembersihan material longsor masih berlangsung. (ant)