TAPSEL, METRODAILY — Akses Jalan Nasional Lintas Tengah Sumatera yang menghubungkan Padangsidimpuan–Medan via Tarutung lumpuh total setelah dua titik longsor besar menerjang wilayah Desa Marsada dan Desa Aek Latong, Kecamatan Sipirok, Kabupaten Tapanuli Selatan, Selasa (25/11).
Longsor terjadi sekitar pukul 06.30 WIB setelah hujan deras mengguyur daerah itu sejak dini hari.
Camat Sipirok Sahrudin Perwira mengatakan dua longsor besar terjadi hampir bersamaan akibat curah hujan ekstrem.
“Curah hujan sangat tinggi, sehingga dua titik longsor terjadi hampir bersamaan,” ujarnya.
Baca Juga: Banjir Madina Meluas, 520 KK Mengungsi, Persediaan Warga Tinggal 2 Hari
Dua Titik Longsor Lumpuhkan Jalur Utama
-
Titik pertama: Desa Marsada
Tebing setinggi belasan meter runtuh menimbun seluruh badan jalan nasional. Material tanah pekat, batu, dan pepohonan menutup jalur dari dua arah. -
Titik kedua: Aek Latong menuju Tarutung
Tebing jalan amblas dan kembali menutup ruas jalan. Material longsor yang tebal membuat jalur tidak dapat dilintasi kendaraan sama sekali.
Akibatnya, puluhan kendaraan roda empat dari arah Padangsidimpuan dan Medan terjebak di antara dua titik longsor. Para pengemudi tidak dapat bergerak maju atau mundur.
“Kami masih menunggu bantuan alat berat agar material longsor bisa dievakuasi sehingga akses jalan dapat segera dibuka kembali,” kata Sahrudin.
Baca Juga: 160 KK Terjebak Banjir Tapsel, Evakuasi Pakai Perahu, Warga Minta Bantuan
BPBD Bergerak ke Lokasi, Evakuasi Terkendala
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tapanuli Selatan telah mengirimkan personel untuk menangani situasi.
Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Tapsel, Idham Halid Pulungan, menyebut tim sedang menuju lokasi.
“Sejumlah personel BPBD sudah menuju lokasi. Kita akan bekerja untuk meminggirkan material longsor dari badan jalan nasional lintas tengah Sumatera itu,” ujarnya.
Namun hingga berita ini diturunkan, alat berat belum tiba, dan proses evakuasi material masih tertunda. Akses jalan tetap tertutup total.
Baca Juga: Imigrasi Tanjungbalai: Tidak Ada Unsur Pidana dalam Kasus 10 WNI dan ABK
Pengguna Jalan Diimbau Hindari Jalur Sipirok
Pemerintah mengimbau masyarakat dan pengguna lintas Sumatera agar sementara waktu menghindari rute Sipirok dan mencari jalur alternatif untuk perjalanan Padangsidimpuan–Medan maupun sebaliknya.
Situasi di lokasi masih dipantau seiring potensi hujan susulan. (ant)