ASAHAN, METRODAILY — Menjelang peringatan Hari Guru Nasional, Komandan Kodim (Dandim) 0208/Asahan Letkol Inf Edy Syahputra, SH, MIP melakukan peninjauan langsung ke SDN 017722 Huta Padang Aek Salabat Estate, Kecamatan Bandar Pasir Mandoge, Asahan, Senin (24/11).
Kunjungan ini dilakukan di sela pemantauan progres pembangunan Batalyon Teritorial Pembangunan yang lokasinya berdekatan dengan sekolah tersebut.
Dalam tinjauannya, Dandim 0208/Asahan menyebut kondisi fisik SDN 017722 Huta Padang cukup memprihatinkan dan membutuhkan perhatian serius dari pemerintah daerah.
“Beberapa ruang kelas terlihat rusak, fasilitas pendukung belajar sangat terbatas, dan lingkungan sekolah perlu pembenahan agar proses pendidikan bisa berlangsung aman dan nyaman,” ujar Letkol Inf Edy Syahputra.
Ia menegaskan, berdasarkan pantauan di lapangan, SD tersebut harus segera mendapat perhatian dari Pemkab Asahan. Menurutnya, pendidikan yang layak merupakan faktor penting dalam membentuk generasi penerus bangsa yang berkualitas.
Kunjungan ini sekaligus menjadi bentuk kepedulian TNI AD, khususnya Kodim 0208/Asahan, dalam mendukung pembangunan sumber daya manusia melalui peningkatan fasilitas pendidikan di wilayah tugas mereka.
“Menjelang Hari Guru ini, perhatian kepada para pahlawan tanpa tanda jasa dan fasilitas belajar mereka sangatlah penting. Kami berharap pemerintah daerah memberikan prioritas terhadap perbaikan sekolah ini agar proses belajar mengajar berjalan lancar,” tegas Dandim.
Selain itu, kunjungan tersebut menjadi momentum mempererat sinergi antara TNI dan instansi pendidikan, terutama dalam peningkatan kualitas lingkungan belajar di wilayah terpencil.
“Sebagai pimpinan Kodim 0208/Asahan, saya berkomitmen untuk terus hadir membantu masyarakat, termasuk di sektor pendidikan,” lanjutnya.
Sementara itu, pihak sekolah menyambut positif kunjungan Dandim beserta rombongan. Para guru berharap kondisi SDN 017722 Huta Padang dapat segera mendapat perhatian pemerintah daerah maupun pihak terkait.
“Melalui momentum Hari Guru tahun ini, kami berharap menjadi dorongan bagi semua pihak untuk lebih peduli terhadap kualitas pendidikan, terutama di wilayah pedesaan,” kata sejumlah guru. (ded)
Editor : Editor Satu