Ekonomi Hukum dan Kriminal Medan Metropolitan Nasional Olahraga Showbiz Sumut Aceh Advertorial Feature Intermezzo Internasional Iptek Kolom Merdeka Belajar Nusantara Politik Seni dan Budaya Wisata

Gunung Aek Sipilit Longsor, 50 Warga Tapteng Mengungsi ke Gereja

Editor Satu • Selasa, 25 November 2025 | 13:40 WIB
Salah satu keluarga pengungsi memilih bermalam di sebuah gereja di Kecamatan Tukka, Tapanuli Tengah, usai longsor Pegunungan Aek Sipilit.
Salah satu keluarga pengungsi memilih bermalam di sebuah gereja di Kecamatan Tukka, Tapanuli Tengah, usai longsor Pegunungan Aek Sipilit.

TAPTENG, METRODAILY – Hujan deras yang mengguyur wilayah Tapanuli Tengah (Tapteng) selama sepekan terakhir memicu longsor besar di kawasan Pegunungan Aek Sipilit, Kecamatan Tukka.

Akibatnya, delapan Kepala Keluarga (KK) dengan total 50 jiwa di Lingkungan 4, Kelurahan Hutanabolon, terpaksa mengungsi dan menginap di sebuah gereja, Sabtu–Minggu (23/11/2025).

Kepala BPBD Tapteng, Rahman Husein Siregar, menjelaskan bahwa warga memilih meninggalkan rumah karena khawatir longsor susulan dan banjir tiba-tiba di malam hari.

Baca Juga: Banjir di Tapsel, Seratusan Rumah Terendam Hingga 1 Meter, Sekolah Libur Massal

“BPBD sudah mendirikan tenda dan membagikan selimut kepada warga. Kekhawatiran terbesar adalah banjir yang bisa terjadi sewaktu-waktu,” ujarnya.

Material longsor berupa kayu, tanah, dan lumpur terbawa dari perbukitan dan menumpuk di kawasan Lingkungan 4 Malaka. Kondisi ini membuat permukiman di bantaran sungai berada dalam status waspada.

BPBD bersama Satpol PP dan Kecamatan Tukka terus melakukan pemantauan di hulu hingga hilir sungai setiap beberapa jam.

“Pemukiman di hilir masih aman. Tetapi bila hujan lebat turun terus menerus, kami imbau warga segera mengungsi ke lokasi yang lebih aman,” tambah Rahman.

Baca Juga: Banjir Setinggi 1 Meter Rendam Ratusan Rumah di Madina, Padi Terancam Gagal Panen

Sebelumnya, Camat Tukka Muharman Aritonang mengonfirmasi bahwa luapan air dari hulu sungai di Permandian Pondok Bambu mulai naik, meski belum mengancam rumah warga.

“Kami tetap berjaga-jaga dan terus berkoordinasi untuk mengantisipasi risiko terburuk,” tegasnya.

Hingga Minggu malam, seluruh warga yang mengungsi masih bertahan di gereja sambil menunggu kondisi cuaca stabil. (net)

Editor : Editor Satu
#mengungsi #gunung longsor #Longsor di Tapteng