MADINA, METRODAILY – Empat desa di Kecamatan Muara Batang Gadis, Kabupaten Mandailing Natal, kembali terendam banjir setelah hujan deras mengguyur kawasan Sulangaling selama beberapa hari terakhir.
Genangan air dilaporkan mencapai hingga satu meter, terutama di Desa Hutaimbaru dan Desa Lubuk Kapundung II yang menjadi lokasi terdampak terparah.
Banjir terjadi akibat Sungai Parlampungan meluap setelah curah hujan tinggi tanpa henti. Sulangaling selama ini dikenal sebagai kawasan langganan banjir setiap musim hujan.
Empat desa yang terdampak yakni: Desa Hutaimbaru, Desa Lubuk Kapundung II, Desa Lubuk Kapundung, dan Desa Ranto Panjang.
Baca Juga: Murid Tempuh 10 Km ke Sekolah, Mantan Sekdes Bangun Akses Pendidikan di Sigalungon
Meski air mulai surut pada Senin (24/11), cuaca yang masih diguyur hujan membuat warga cemas banjir susulan.
Adenan, warga Desa Lubuk Kapundung II, mengatakan hujan berlangsung tanpa henti selama beberapa hari.
“Alhamdulillah tidak ada korban jiwa dan kerugian materi juga belum ada. Tapi padi masyarakat sangat mengkhawatirkan karena sudah beberapa hari terendam air,” ujar Adenan.
Warga juga sudah lebih dari 10 hari tidak bisa menjemur padi, membuat pasokan beras di pedagang mulai menipis. Beras dari Singkuang yang biasanya masuk ke wilayah ini terhenti akibat banjir. Warga berharap pemerintah segera menyalurkan bantuan pangan.
Baca Juga: Bersihkan Lahan, Polres Tanjungbalai Bakal Tanam Jagung di Lahan Satu Hektare
Data sementara mencatat 234 rumah terendam di Desa Lubuk Kapundung II. Sementara jumlah rumah terdampak di Desa Hutaimbaru masih dalam pendataan.
Sejumlah fasilitas umum seperti masjid, sekolah, dan tempat pelayanan kesehatan juga ikut terendam.
Kabid Kedaruratan BPBD Madina, Ibrahim, mengatakan pihaknya masih menunggu laporan lengkap dari tim lapangan.
“Baru foto saja yang masuk. Kronologis lengkap belum dapat karena terkendala sinyal. Tim juga sudah berangkat untuk membawa bantuan,” ujarnya.
Hingga berita ini diterbitkan, BPBD masih melakukan pendataan dan penyaluran bantuan darurat kepada warga terdampak. (ant)