SIMALUNGUN, METRODAILY – Seorang bocah perempuan berusia 4,5 tahun hanyut terbawa arus Sungai Silulu di Huta I, Nagori Bandar Siantar, Kecamatan Gunung Malela, Kabupaten Simalungun, Jumat (21/11) sekitar pukul 09.30 WIB.
Balita bernama Zihan Putri Syahara ditemukan sekitar satu jam kemudian dalam kondisi meninggal dunia.
Kapolsek Bangun, AKP R Simarmata, menjelaskan, saat itu Zihan bersama dua temannya, seorang perempuan bernama Mt (4) dan seorang laki-laki Al (4), mandi di Sungai Bah Silulu. Kepergian ketiga balita diketahui oleh tetangga, Misnan (57).
Baca Juga: Aliansi Masyarakat Simalungun Datangi Komnas HAM Terkait Konflik Tanah Adat Sihaporas
“Sekitar pukul 09.30 WIB, Al berteriak minta tolong dan mengatakan Zihan hanyut di sungai,” ujar Simarmata. Warga kemudian segera melakukan pencarian.
Sekitar pukul 10.30 WIB, tubuh Zihan ditemukan oleh seorang warga, Wahyu Amri (27). Balita tersebut langsung dibawa ke Puskesmas Bandar Siantar, namun dinyatakan sudah meninggal dunia.
“Di Puskesmas, korban dinyatakan sudah meninggal dunia,” tambah Simarmata.
Atas permintaan orang tua, jenazah Zihan tidak diotopsi dan langsung diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan.
Baca Juga: Founder’s Day 2025, Asian Agri Wujudkan Aksi Sosial di Sumatra Utara
Kejadian ini menjadi peringatan penting bagi orang tua dan masyarakat terkait keselamatan anak-anak saat bermain di sekitar sungai atau perairan terbuka. (rel)