SIMALUNGUN, METRODAILY – Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkab Simalungun dipastikan bakal mengalami pemotongan signifikan pada tahun anggaran 2026.
Pemangkasan tersebut diproyeksikan mencapai sekitar 22,5 persen, seiring menurunnya Dana Transfer ke Daerah (TKD) dari pemerintah pusat.
Kondisi tersebut menekan kemampuan keuangan daerah untuk membiayai sektor-sektor vital, terutama pekerjaan umum (PU) dan pertanian, dua sektor yang menjadi prioritas dalam agenda kedaulatan pangan nasional.
Baca Juga: BMKG Peringatkan Cuaca Ekstrem di Sumut, Hujan Lebat Berpotensi Pekan Ini
Anggota Badan Anggaran (Banggar) DPRD Simalungun, Sariadi Saragih, menilai pemangkasan anggaran harus dibarengi evaluasi menyeluruh terhadap mekanisme pembayaran TPP.
“TPP itu kan prestasi yang dibayarkan kepada ASN. ASN yang bekerja baik dapat reward itu wajar, tapi ada juga yang tidak berprestasi, TPP-nya tetap full dibayar,” ujarnya.
Politisi Partai Perindo itu juga menyoroti adanya sejumlah OPD yang tidak memiliki belanja modal, tetapi tetap membayarkan TPP penuh setiap bulan.
“Dengan kondisi keuangan yang terpangkas dari pusat, kita harus melihat ulang anggaran mana saja yang bisa dipangkas dan digeser,” tambahnya.
Sementara itu, Plt Kepala BPKPD Simalungun Simson Sauttua Tambunan mengakui bahwa pemotongan TKD otomatis berdampak langsung pada besaran TPP ASN. Ia bahkan menyebutkan bahwa persentase pemotongan bisa lebih besar dari proyeksi awal.
“Besarannya mungkin belum bisa kami jelaskan sekarang, tetapi bisa lebih dari 22,5 persen,” katanya.
BPKPD Simalungun juga tengah berupaya mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) guna menopang kebutuhan anggaran, terutama untuk mendukung program swasembada pangan.
“Kami mencoba optimalisasi PAD agar fokus pemerintah soal swasembada pangan tetap bisa kita jalankan,” ujarnya.
Baca Juga: Pagi Buta, Pria Asal Sunggal Ditemukan Tewas di Warung Mie Balap Siantar
Pembahasan anggaran tersebut berlangsung di Ruang Banggar DPRD Simalungun, Senin (17/11), dipimpin Ketua DPRD Sugiarto dan Wakil Ketua Jefra Manurung, dihadiri pimpinan dan perwakilan OPD Pemkab Simalungun. (net)