Ekonomi Hukum dan Kriminal Medan Metropolitan Nasional Olahraga Showbiz Sumut Aceh Advertorial Feature Intermezzo Internasional Iptek Kolom Merdeka Belajar Nusantara Politik Seni dan Budaya Wisata

Kebun Teh Sidamanik Dilanda Banjir Besar, Air Meluap dari Perbukitan

Editor Satu • Selasa, 18 November 2025 | 11:40 WIB

Camat Sidamanik Juliana Fenanlampir bersama pihak perkebunan meninjau lokasi banjir di Kebun Teh Sidamanik.
Camat Sidamanik Juliana Fenanlampir bersama pihak perkebunan meninjau lokasi banjir di Kebun Teh Sidamanik.

Jalan Umum Ikut Tergenang, Alat Berat Dikerahkan

 

SIMALUNGUN, METRODAILY — Hujan deras yang mengguyur Kecamatan Sidamanik pada Jumat (14/11) sore memicu banjir di areal HGU Perkebunan Teh Sidamanik. Luapan air juga menerjang jalan umum dan mengganggu aktivitas warga di sekitar lokasi.

Camat Sidamanik, Juliana Fenanlampir, yang meninjau lokasi banjir pada Sabtu (15/11), menyebut titik terparah berada di Afdeling III Kebun Sidamanik, tepatnya di Nagori Simantin, Kecamatan Pamatang Sidamanik.

Menurutnya, air hujan berasal dari kawasan jalan perkebunan yang berada di dataran lebih tinggi dan berbukit. Debit air kemudian turun dengan cepat ke area jalan yang lebih rendah.

“Aliran air deras itu menyebabkan luapan signifikan. Lokasinya berada di tengah perkebunan dan tidak sampai ke permukiman warga,” ujar Juliana.

Banjir Terpusat di Afdeling III

Juliana menjelaskan, banjir hanya terkonsentrasi di wilayah HGU PTPN IV Perkebunan Teh Sidamanik, meliputi Pondok I, Pondok II, dan Pondok III, yang berada dekat area optimalisasi lahan teh menjadi kelapa sawit.

Meskipun tidak masuk ke permukiman, banjir sempat mengganggu aktivitas warga karena meluber hingga ke jalan umum yang menghubungkan sejumlah nagori di wilayah Sidamanik.

Pemkab Simalungun bersama Pemerintah Kecamatan Sidamanik dan pihak perkebunan langsung turun melakukan penanganan cepat untuk mencegah banjir meluas.

“Kami membuat penampungan air di area tanaman teh menggunakan alat berat eskavator dari pihak perkebunan agar air tidak meluap ke jalan,” kata Juliana.

Ia turun bersama Asisten Tanaman Afdeling III Sidamanik Setiarman, Pangulu Nagori Mekar Sidamanik Indah Manurung, dan Pangulu Nagori Ambarisan Amrin Damanik, yang wilayahnya berbatasan langsung dengan titik banjir. (esa)

Editor : Editor Satu
#banjir sidamanik