LABUHANBATU, METRODAILY - Sejumlah warga di wilayah Kompi, Kecamatan Bilah Barat, mengeluhkan tumpukan sampah sisa pemangkasan pohon yang dibiarkan menumpuk di pinggir jalan. Kondisi tersebut dinilai mengganggu kenyamanan warga dan pengguna jalan yang melintas.
Pantauan di lapangan, Senin (17/11/2025) siang, sisa ranting dan daun hasil pemangkasan terlihat dibiarkan begitu saja di beberapa titik tergeletak di pinggir jalan.
Selain menimbulkan kesan kumuh, warga khawatir keberadaan tumpukan tersebut dapat mencelakai pengendara serta menghambat arus lalu lintas, terutama saat malam hari.
Seorang warga Kompi, AL (50) kepada wartawan mengatakan bahwa tumpukan sampah tersebut sudah beberapa hari tidak diangkut.
"Sudah lama dibiarkan. Kami sebagai warga tentu merasa terganggu dengan adanya batang pohon yang berserakan di pinggir jalan. apalagi kalau malam dengan kondisi hujan, sampahnya terbawa ke jalan tidak kelihatan dan dapat menyebabkan kecelakaan pengguna jalan," ujarnya.
Warga lainnya berharap pihak terkait, terutama Dinas Lingkungan Hidup dan pertamanan, segera menindaklanjuti keluhan tersebut.
Menurut mereka, pemangkasan pohon seharusnya diikuti dengan proses pembersihan agar tidak menyisakan persoalan baru.
"Kalau dipangkas bagus, berarti memang ada perawatan. Tapi jangan ditinggal begitu saja. Setidaknya langsung diangkut supaya lingkungan tetap bersih," ungkap Sitohang, warga lainnya.
Warga berharap pemerintah segera turun tangan agar persoalan ini tidak semakin mengganggu aktivitas masyarakat di wilayah Kompi, Kecamatan Bilah Barat.
Baca Juga: Digerebek, Gubuk Markas Bandar Sabu Bilah Barat DihancurkanCamat Bilah Barat, Putra saat dihubungi wartawan terkait pekerjaan pemangkasan pohon tersebut, menyarankan agar mempertanyakan ke pihak Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Labuhanbatu.
Sementara, pihak Dinas Lingkungan Hidup Labuhanbatu hingga berita ini dikirim belum berhasil dikonfirmasi terkait sampah sisa pemangkasan pohon tersebut. (Bud)