ASAHAN, METRODAILY – Warga Desa Sei Sembilang, Kecamatan Sei Kepayang Timur, Kabupaten Asahan, melakukan gotong royong memperbaiki ruas jalan provinsi dan kabupaten yang rusak parah.
Meski di bawah terik matahari, warga tetap semangat memperbaiki jalan vital yang menghubungkan antar kecamatan, pusat kesehatan, pasar, dan sekolah.
Dengan alat sederhana, mereka mengecor ruas jalan menggunakan pasir, batu kerikil, dan semen, serta mengoper ember beton dari tangan ke tangan.
"Aksi ini dilakukan secara swadaya sekaligus sebagai protes kepada Pemerintah Provinsi Sumatera Utara dan Pemkab Asahan karena jalan ini tidak kunjung diperbaiki," kata Saiful Manurung, didampingi warga lainnya.
Menurut warga, kondisi jalan yang rusak parah sangat menyulitkan masyarakat, terutama saat musim hujan. Jalan berubah menjadi kubangan yang menghambat aktivitas ekonomi dan kesehatan.
Warga mengumpulkan dana swadaya dan donasi untuk membeli bahan bangunan serta menyewa molen.
Perbaikan fokus pada ruas jalan sepanjang 400 meter yang kini telah berhasil dicor dengan alat seadanya.
"Kami berharap perbaikan ini bisa menjadi solusi darurat sambil menunggu pemerintah memberikan perhatian jangka panjang," tegas mereka.
Kondisi jalan rusak ini sempat menjadi perhatian publik setelah video viral memperlihatkan warga terpaksa menggotong jenazah menggunakan sarung karena jalan tidak bisa dilalui kendaraan bermotor.
Warga terus berharap uluran tangan donatur agar program perbaikan jalan tetap berjalan dan berkelanjutan. (Ded)
Editor : Editor Satu