Bupati Simalungun: ASN Jangan Nunggu Disuruh! Ada Satu Juta Warga yang Harus Dilayani
Editor Satu• Kamis, 13 November 2025 | 12:36 WIB
Bupati Simalungun Dr. H. Anton Achmad Saragih memimpin Rakor Pemerintahan di Balei Harungguan Djabanten Damanik, Rabu (12112025), menekankan ASN harus proaktif dan disiplin dalam pelayanan publik.
SIMALUNGUN, METRODAILY — Bupati Simalungun Dr. H. Anton Achmad Saragih menegaskan agar seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Simalungun bekerja lebih proaktif dan disiplin dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Hal ini disampaikan Bupati saat memimpin Rapat Koordinasi Pemerintahan (Rakor) di Balei Harungguan Djabanten Damanik, Kantor Bupati Simalungun, Pamatang Raya, Rabu (12/11/2025).
“ASN jangan hanya bekerja kalau diperintah. Harus proaktif menyelesaikan masalah masyarakat. Ada satu juta warga yang menunggu pelayanan dari kita,” tegas Bupati Anton.
Bupati juga menyoroti lambannya progres penanganan masalah Sungai Sikkam yang telah berlangsung selama enam bulan tanpa penyelesaian berarti. Ia meminta tindakan cepat dan nyata dari setiap perangkat daerah.
“Pelayanan yang sudah baik harus ditingkatkan, dan bagi yang belum, saya minta segera berubah menjadi lebih baik,” katanya dengan nada tegas.
Bupati mengajak seluruh pejabat dan ASN untuk berintrospeksi diri dan bekerja secara kolaboratif. Ia menegaskan bahwa pelayanan publik bukan sekadar rutinitas, tetapi bentuk tanggung jawab moral kepada rakyat.
Rakor tersebut diawali dengan pembacaan notulen rapat sebelumnya oleh Kabag Pemerintahan Aman C. Sitorus, kemudian dilanjutkan pembahasan isu-isu strategis seperti pengembangan SDM, efektivitas layanan publik, dan penanganan bencana di Serbelawan dan Hutabayuraja.
Plt Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan SDM (BKPSDM) Jonrismantua Damanik juga memaparkan program Manajemen Talenta ASN, yakni sistem pemetaan kompetensi dan kinerja agar ASN ditempatkan sesuai keahlian dan rekam jejak tanpa harus melalui seleksi terbuka.
Selain itu, Pemkab memperkenalkan Profiling ASN berbasis digital yang terintegrasi dengan SIASN dan aplikasi Pro ASN.
Sebanyak 740 ASN Simalungun akan terdaftar dalam sistem ini, dengan target pelaporan ke BKN Sumut pada akhir Desember 2025, dan ekspos ke BKN Pusat dijadwalkan pada minggu kedua Desember.
Rakor dihadiri Staf Ahli Bupati, para asisten, pimpinan OPD, camat, dan kepala Puskesmas se-Kabupaten Simalungun. Forum ini menjadi momentum memperkuat komitmen pelayanan publik yang cepat, tanggap, dan berkualitas. (rel/nsi)