TOBA, METRODAILY – Puluhan anak di Kabupaten Toba dilaporkan terkena infeksi virus akut (acute viral infection) sepanjang November 2025. Kondisi ini membuat pihak keluarga dan tenaga medis waspada terhadap penyebaran virus di kalangan anak-anak.
Kepala Dinas Kesehatan sekaligus Plt Direktur RSUD Porsea, Freddy Sibarani, mengatakan virus tersebut menimbulkan gejala beragam pada anak-anak. “Total anak yang dirawat di RSUD Porsea sebanyak 21 orang,” ujar Freddy, Selasa (11/11/2025).
Berdasarkan data, satu anak didiagnosa acute viral infection dengan tonsilofaringitis, dua anak menderita viral infection dengan dehidrasi R-5, empat anak mengalami acute viral infection dengan rhinotonsilofaringitis, dan 14 anak lainnya menderita acute viral infection.
Baca Juga: Ibu Anak Dua di Toba Diduga Bunuh Diri, Polisi Selidiki Penyebabnya
Freddy menjelaskan, infeksi virus akut biasanya muncul secara mendadak.
“Acute viral infection dengan tonsilofaringitis menyerang tenggorokan atau amandel. Masyarakat diimbau menerapkan pola hidup sehat, memakai masker di tempat ramai, dan membatasi keluar rumah jika tidak penting,” ucapnya.
Salah seorang orang tua pasien, R. Silaban, menceritakan kekhawatirannya saat anaknya demam tinggi. “Suhu tubuh anak sulit turun meski sudah diberi obat penurun demam. Saya langsung membawanya ke RSUD Porsea agar mendapatkan penanganan cepat,” ujarnya.
Pihak Dinas Kesehatan Toba mengimbau orang tua untuk waspada dan segera membawa anak ke fasilitas kesehatan jika menunjukkan gejala serupa, demi mencegah komplikasi serius. (net)
Editor : Editor Satu