Ekonomi Hukum dan Kriminal Medan Metropolitan Nasional Olahraga Showbiz Sumut Aceh Advertorial Feature Intermezzo Internasional Iptek Kolom Merdeka Belajar Nusantara Politik Seni dan Budaya Wisata

Pria Simalungun Tewas Tanpa Baju di Gubuk Kosong di Depan Terminal Tanjung Pinggir

Editor Satu • Selasa, 11 November 2025 | 14:07 WIB

 

Keluarga korban saat berada di ruang jenazah RSUD dr Djasamen Saragih Pematangsiantar, Sabtu (8/11) malam.
Keluarga korban saat berada di ruang jenazah RSUD dr Djasamen Saragih Pematangsiantar, Sabtu (8/11) malam.

SIANTAR, METRODAILY – Warga sekitar Terminal Tanjung (Tj) Pinggir, Jalan Letda Usmansyah Saragih, Kelurahan Pondok Sayur, Kecamatan Siantar Martoba, Kota Pematangsiantar, digemparkan oleh penemuan sosok pria yang tewas tanpa baju di dalam gubuk kosong, Sabtu (8/11) malam sekitar pukul 22.30 WIB.

Korban diketahui bernama KS (54), warga Gajah Pokki, Kecamatan Purba, Kabupaten Simalungun. Kejadian ini sontak mengundang perhatian masyarakat sekitar terminal yang ramai pada malam hari.

Kapolsek Siantar Martoba, AKP Martua Manik, Minggu (9/11), mengatakan pihaknya langsung turun ke lokasi setelah menerima laporan warga. Penyelidikan awal dipimpin Kanit Reskrim Ipda Juhandya Malau bersama tim Inafis Polres Pematangsiantar.

Baca Juga: Herman Orca Rebut Gelar Juara Nine Ball KONI Cup Pematangsiantar 2025

"Setiba di lokasi, tim menemukan jenazah seorang pria dalam posisi terentang dan tidak mengenakan baju di dalam gubuk kosong," ujar AKP Martua.

Beberapa saat kemudian, anak kandung korban, GES (25), warga Kelurahan Tambun Nabolon, Kecamatan Siantar Martoba, datang ke lokasi dan mengenali jasad ayahnya.

Ia kemudian meminta agar jenazah dibawa ke ruang jenazah RSUD dr Djasamen Saragih Pematangsiantar.

Setelah dilakukan pemeriksaan oleh pihak kepolisian dan tim medis, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Dari keterangan keluarga, korban diketahui memiliki riwayat penyakit batuk dan sesak napas sejak lama.

Baca Juga: Layanan Samsat Keliling Hadir di CFD Tanjungbalai, Bayar Pajak Jadi Semudah Jalan Santai

Meski demikian, polisi sempat menawarkan untuk dilakukan otopsi guna memastikan penyebab pasti kematian, namun pihak keluarga menolak.

"Anak kandung korban menolak otopsi karena menyatakan ayahnya memang memiliki penyakit sesak napas. Mereka juga membuat surat pernyataan penolakan otopsi," tambah Martua.

Setelah semua prosedur administrasi diselesaikan, jenazah diserahkan kepada keluarga untuk dibawa pulang dan dimakamkan di Gajah Pokki, Kecamatan Purba, Kabupaten Simalungun.

Baca Juga: Bocor dan Nyaris Rubuh, Rumah Junaedi di Labusel Dibedah jadi Layak Huni

Penemuan jenazah ini sempat menjadi perhatian warga sekitar terminal, namun polisi memastikan tidak ada unsur kekerasan atau tindak pidana dalam peristiwa tersebut. (rel)

Editor : Editor Satu
#tewas di gubuk