MEDAN, METRODAILY – Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kajati Sumut) Dr. Harli Siregar melantik Abdullah Noer Deny sebagai Wakil Kepala Kejati Sumut serta lima Asisten dan 15 Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) di wilayah hukum Sumatera Utara. Salah satunya, Mochamad Judhy Ismon yang resmi menggantikan Basril G sebagai Kajari Asahan.
Pelantikan dan serah terima jabatan berlangsung di Adhyaksa Hall, Gedung Kejati Sumut, Rabu (5/11/2025).
Dalam arahannya, Harli Siregar menegaskan pentingnya profesionalisme, integritas, dan sinergi dalam melaksanakan tugas, terutama dalam mendukung program prioritas Jaksa Agung RI.
“Lakukan pencegahan dan pemberantasan korupsi untuk memulihkan keuangan negara, serta layani kebutuhan hukum masyarakat dengan penuh integritas. Jangan cederai rasa keadilan masyarakat kecil,” tegas Harli.
Selain Kajari Asahan, sejumlah pejabat lain juga dilantik. Nauli Rahim Siregar kini menjabat Asisten Intelijen, menggantikan Andri Ridwan yang dipromosikan menjadi Koordinator pada Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Umum Kejagung.
Herlina Setyiorini dipercaya sebagai Asisten Pembinaan, Agung Ardiyanto sebagai Asisten Pengawasan, Nur Handayani menjabat Asisten Perdata dan Tata Usaha Negara (Datun), serta Muhammad Ali Akbar sebagai Asisten Pemulihan Aset.
Untuk jabatan Kajari di 15 kabupaten/kota, di antaranya:
- Soemarlin Halomoan Ritonga (Padang Lawas),
- Yusup Darmaputra (Belawan),
- Satria Irawan (Samosir),
- Dedy Frits Rajagukguk (Tapanuli Utara),
- Muslih (Toba),
- Danke Rajagukguk (Karo),
- Mochamad Judhy Ismon (Asahan),
- Amriyata (Serdang Bedagai),
- Firman Halawa (Gunungsitoli),
- Munawal Hadi (Simalungun),
- Donald Togi Joshua Situmorang (Humbang Hasundutan),
- Fransisco Tarigan (Batu Bara),
- Bobon Robiana (Tanjungbalai),
- Yudha Asmara (Dairi),
- Satria Abdi (Tebing Tinggi).
Selain itu, Riki Saputra dan Herlangga Wisnu Murdianto turut dilantik sebagai Koordinator Kejati Sumut.
Plh Asisten Intelijen Kejati Sumut, Bani Ginting, menegaskan bahwa rotasi jabatan merupakan bagian dari dinamika organisasi kejaksaan untuk memperkuat penegakan hukum.
“Pergantian ini diharapkan memberi semangat baru dalam penegakan hukum dan mewujudkan rasa keadilan di tengah masyarakat,” ujar Bani. (Ant)