Ekonomi Hukum dan Kriminal Medan Metropolitan Nasional Olahraga Showbiz Sumut Aceh Advertorial Feature Intermezzo Internasional Iptek Kolom Merdeka Belajar Nusantara Politik Seni dan Budaya Wisata

Pemprov Sumut Siapkan Super App Layanan Publik Terpadu, Juli 2026 Siap Dipakai

Editor Satu • Selasa, 28 Oktober 2025 | 15:30 WIB

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Sumut Erwin Hotmansah Harahap memaparkan progres pembangunan platform layanan publik terpadu.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Sumut Erwin Hotmansah Harahap memaparkan progres pembangunan platform layanan publik terpadu.

MEDAN, METRODAILY – Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut) tengah menggarap platform digital besar yang bakal mengintegrasikan seluruh layanan publik ke dalam satu sistem terpadu. Ditargetkan, pada Juli 2026 aplikasi ini sudah bisa digunakan masyarakat.

Langkah ini merupakan bagian dari Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) yang diinisiasi Gubernur Sumut Bobby Nasution. Platform tersebut mengusung sistem single sign-on (SSO), memungkinkan warga mengakses berbagai layanan publik hanya dengan satu akun tanpa perlu login berulang.

“Platform ini mengintegrasikan semua aplikasi layanan publik milik Pemprov Sumut dari berbagai OPD. Jadi masyarakat cukup sekali registrasi dan login,” ujar Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Sumut, Erwin Hotmansah Harahap, di Kantor Diskominfo Sumut, Jalan HM Said No. 27 Medan, Selasa (28/10/2025).

Baca Juga: Tambang Emas Martabe Borong Dua Penghargaan Subroto 2025: Inovasi dan Kontribusi Fiskal

Selama ini, warga sering menghadapi kesulitan karena banyaknya aplikasi layanan yang berjalan sendiri-sendiri. Platform baru ini diharapkan menjadi solusi digitalisasi pelayanan publik yang lebih mudah, cepat, dan efisien.

Target Juli 2026, Desain Rampung Akhir 2025

Erwin menjelaskan, pembangunan platform berjalan sesuai jadwal. Saat ini, Diskominfo Sumut tengah melakukan pendataan seluruh aplikasi layanan publik yang dimiliki OPD.

“Di akhir tahun 2025, desain mockup platform sudah rampung. Tahun 2026 kami lanjut ke tahap pembuatan prototype, uji coba, dan penyempurnaan sistem. Targetnya, Juli 2026 siap diluncurkan,” jelasnya.

Baca Juga: Pemkab Labusel dan BPJS Ketenagakerjaan Komit Capai UCJ Tahun 2025

Ia menegaskan, proyek ini bukan sekadar pengadaan aplikasi, melainkan sistem berkelanjutan yang bisa terus dikembangkan. Karena itu, Pemprov juga akan merekrut tenaga ahli khusus untuk pengembangan platform secara berkesinambungan.

Platform terpadu ini menjadi bagian dari Program CERDAS (Cepat, Responsif, Handal, dan Solutif) — salah satu pilar utama PHTC Gubernur Bobby Nasution yang berfokus pada modernisasi pelayanan publik berbasis teknologi digital.

Program CERDAS bertujuan menciptakan layanan yang lebih transparan, efisien, dan ramah masyarakat.

“Dengan platform terpadu ini, Pemprov Sumut ingin memastikan pelayanan publik tidak lagi berbelit. Semua bisa diakses cepat dan terintegrasi dalam satu pintu,” pungkas Erwin.  (rel)

Editor : Editor Satu
#Super app #layanan publik #pemprov sumut