Ekonomi Hukum dan Kriminal Medan Metropolitan Nasional Olahraga Showbiz Sumut Aceh Advertorial Feature Intermezzo Internasional Iptek Kolom Merdeka Belajar Nusantara Politik Seni dan Budaya Wisata

Pemkab Labusel dan BPJS Ketenagakerjaan Komit Capai UCJ Tahun 2025

Edi Saragih • Selasa, 28 Oktober 2025 | 14:52 WIB
Bupati Labuhanbatu Selatan, Fery Sahputra Simatupang, saat menerima kunjungan dari jajaran BPJS Ketenagakerjaan Cabang Labuhanbatu Selatan Pinang.
Bupati Labuhanbatu Selatan, Fery Sahputra Simatupang, saat menerima kunjungan dari jajaran BPJS Ketenagakerjaan Cabang Labuhanbatu Selatan Pinang.

LABUSEL, METRODAILY - Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu Selatan (Labusel) menegaskan komitmennya untuk mendukung tercapainya Universal Coverage Jaminan Sosial (UCJ) atau cakupan perlindungan jaminan sosial bagi seluruh pekerja di wilayahnya pada tahun 2025.

Komitmen tersebut disampaikan langsung oleh Bupati Labuhanbatu Selatan, Fery Sahputra Simatupang, saat menerima kunjungan dari jajaran BPJS Ketenagakerjaan Cabang Labuhanbatu Selatan Pinang, Senin (27/10/2025).

Kunjungan tersebut dihadiri oleh Kepala Kantor BPJS Ketenagakerjaan Labuhanbatu Selatan Pinang Wahyudi, bersama Account Representative Azhar Fadillah dan Muhammad Yulindo Osman, bertempat di Kantor Bupati Labuhanbatu Selatan Pinang.

Dalam kesempatan itu, Wahyudi menyampaikan laporan capaian program BPJS Ketenagakerjaan di wilayah Labuhanbatu Selatan Pinang hingga periode September 2025. Berdasarkan data yang disampaikan, sebanyak 60.592 pekerja atau sekitar 50,84 persen telah terlindungi dalam program BPJS Ketenagakerjaan, sementara sebanyak 58.582 pekerja atau 49,16 persen masih belum mendapatkan perlindungan jaminan sosial tenaga kerja.

Wahyudi menjelaskan, capaian tersebut menunjukkan adanya progres positif meskipun masih perlu kerja keras untuk mencapai target UCJ secara menyeluruh pada tahun 2025.

“Dengan adanya jaminan sosial ketenagakerjaan, para pekerja akan merasa lebih aman dan terlindungi. Hal ini bukan hanya berdampak pada kesejahteraan mereka, tetapi juga meningkatkan produktivitas kerja di sektor formal maupun informal,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Wahyudi menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah, dunia usaha, dan masyarakat untuk mewujudkan target UCJ. Menurutnya, literasi masyarakat terhadap BPJS Ketenagakerjaan masih relatif rendah dibandingkan dengan BPJS Kesehatan, sehingga perlu edukasi dan dukungan lintas sektor.

“Masih banyak pekerja, terutama di sektor informal, yang belum memahami pentingnya perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan. Oleh karena itu, kami sangat mengapresiasi dukungan dari Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu Selatan Pinang dalam upaya ini,” tambah Wahyudi.

Menanggapi laporan tersebut, Bupati Fery Sahputra Simatupang menyampaikan apresiasi kepada BPJS Ketenagakerjaan atas kinerjanya dalam memperluas cakupan perlindungan tenaga kerja di wilayahnya. Ia menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten siap berkolaborasi dan membantu mencapai target Universal Coverage Jaminan Sosial pada tahun 2025.

“Pemerintah daerah memiliki tanggung jawab besar untuk memastikan seluruh pekerja, baik formal maupun non-formal, mendapat perlindungan jaminan sosial. Kami akan terus mendukung program BPJS Ketenagakerjaan karena hal ini sejalan dengan visi kami untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujar Bupati Fery.

Ia juga meminta agar seluruh perangkat daerah dan perusahaan di wilayah Labuhanbatu Selatan turut aktif mendukung pelaksanaan program jaminan sosial ini, termasuk dalam hal sosialisasi dan pendaftaran tenaga kerja baru.

Pertemuan tersebut menghasilkan komitmen bersama untuk mempercepat pencapaian Universal Coverage Jaminan Sosial di Kabupaten Labuhanbatu Selatan Pinang. Melalui sinergi antara pemerintah dan BPJS Ketenagakerjaan, diharapkan seluruh pekerja dapat memperoleh perlindungan yang layak dan berkelanjutan.

Program BPJS Ketenagakerjaan sendiri merupakan bentuk nyata kehadiran negara dalam memberikan jaminan bagi pekerja agar terlindung dari risiko sosial ekonomi, seperti kecelakaan kerja, kematian, dan hari tua.

Dengan meningkatnya jumlah peserta aktif, Kabupaten Labuhanbatu Selatan diharapkan dapat menjadi salah satu daerah percontohan dalam implementasi UCJ di Sumatera Utara.

Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Kisaran, Aziz Muslim, memberikan apresiasi terhadap komitmen Pemkab Labusel dan sinergi yang telah terjalin. Menurutnya, pencapaian lebih dari 50 persen cakupan perlindungan merupakan hasil kerja keras yang perlu terus dipertahankan melalui edukasi berkelanjutan kepada masyarakat dan pelaku usaha.

“Capaian ini menunjukkan bahwa kesadaran pekerja dan pemberi kerja terhadap pentingnya jaminan sosial mulai meningkat. Namun, tantangan kita ke depan adalah memastikan pekerja sektor informal dan pelaku UMKM juga ikut terlindungi, karena mereka merupakan tulang punggung ekonomi daerah,” ujar Aziz Muslim.

Ia juga menambahkan bahwa BPJS Ketenagakerjaan Cabang Kisaran siap memberikan dukungan teknis, asistensi data, serta memperkuat sinergi lintas daerah untuk mempercepat pencapaian target UCJ 2025. Menurutnya, keberhasilan program ini akan menjadi tolak ukur keberhasilan implementasi perlindungan sosial di Sumatera Utara secara keseluruhan.

“Kami berharap kolaborasi ini terus berlanjut, tidak hanya dalam bentuk koordinasi administratif, tetapi juga dengan aksi nyata di lapangan. Melalui pendekatan humanis dan inklusif, kita bisa memastikan seluruh pekerja, baik formal maupun non-formal, mendapat perlindungan yang adil dan menyeluruh,” pungkas Aziz Muslim. (rel/esa)

 

Editor : Metro-Esa
#bpjs ketenagakerjaan #labusel