SIANTAR, METRODAILY — Kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) di Kota Pematangsiantar menunjukkan tren peningkatan signifikan.
Dinas Kesehatan (Dinkes) Pematangsiantar mencatat 1.053 kasus ISPA sepanjang September 2025, atau meningkat 15,7 persen dibanding bulan sebelumnya.
Sementara itu, Dinas Kesehatan Sumatera Utara (Sumut) juga melaporkan lonjakan serupa. Hingga September 2025, terdapat 669.835 kasus ISPA di Sumut, naik 15,3 persen atau bertambah 102.687 kasus dibandingkan data Juli 2025.
Baca Juga: Ketika Mata Maria Kembali Sempurna Melihat Dunia
Menyikapi peningkatan tersebut, Dinkes Pematangsiantar mengeluarkan imbauan resmi kepada masyarakat untuk memperketat pola hidup sehat. Imbauan tersebut meliputi:
-
Menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS)
-
Cuci tangan memakai sabun atau hand sanitizer
-
Menggunakan masker, terutama saat sakit atau berada di kerumunan
-
Segera berobat ke fasilitas kesehatan (faskes) jika mengalami gejala ISPA
-
Makan makanan bergizi seimbang dan olahraga teratur
Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Pematangsiantar, Misran Pais, berharap langkah ini dapat menekan penambahan kasus di wilayah tersebut.
Baca Juga: Transisi Haji ke Kemenhaj Tak Ganggu Persiapan Haji 2026
“Kalau imbauan berjalan seiring waktu, kasus jangan sampai bertambah dan dapat dicegah dengan adanya imbauan ini,” ujar Misran, Sabtu (25/10).
Misran menegaskan imbauan itu diterbitkan untuk meningkatkan kewaspadaan masyarakat, sekaligus memperkuat pemantauan penyakit ISPA dan potensi kejadian luar biasa (KLB). (net)
Editor : Editor Satu