Ekonomi Hukum dan Kriminal Medan Metropolitan Nasional Olahraga Showbiz Sumut Aceh Advertorial Feature Intermezzo Internasional Iptek Kolom Merdeka Belajar Nusantara Politik Seni dan Budaya Wisata

Jalan Raya–Raya Kahean Putus Total, Pemkab Simalungun Buka Jalur Darurat

Editor Satu • Jumat, 24 Oktober 2025 | 11:20 WIB
Pembukaan jalan darurat pasca jalan Raya–Raya Kahean putus total akibat longsor di Nagori Siporkas, Simalungun.
Pembukaan jalan darurat pasca jalan Raya–Raya Kahean putus total akibat longsor di Nagori Siporkas, Simalungun.

SIMALUNGUN, METRODAILY — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Simalungun menunjukkan respons cepat dalam menanggapi bencana infrastruktur yang memutus total jalan provinsi penghubung Raya–Raya Kahean.

Peristiwa ini terjadi di Dusun VI Buttu Ganjang, Nagori Siporkas, dan sempat melumpuhkan akses warga.

Bupati Simalungun Anton Achmad Saragih langsung menginstruksikan penanggulangan darurat untuk memastikan mobilitas masyarakat tetap berjalan.

Jalan yang amblas menyebabkan warga, termasuk anak-anak sekolah dasar, harus berjalan kaki melintasi area longsor demi sampai ke tujuan.

Menindaklanjuti instruksi tersebut, Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Simalungun segera menurunkan alat berat dan dua unit truk ke lokasi.

Camat Raya Septiaman Purba mengatakan, langkah cepat itu merupakan tindak lanjut dari arahan langsung Bupati Anton.

“Atensi Bapak Bupati Simalungun sangat cepat. Beliau langsung memerintahkan kami turun ke lapangan untuk membuat jalan darurat,” ujar Septiaman, Rabu (22/10).

Tim gabungan bersama masyarakat bekerja keras melakukan penimbunan longsoran dengan tanah yang dimasukkan ke dalam karung.

Hasilnya, jalur darurat sementara kini sudah dapat dilalui kendaraan roda dua, sementara kendaraan roda empat dengan tonase hingga 3 ton ditargetkan bisa melintas dalam lima hari ke depan.

Septiaman menambahkan, keberhasilan penanganan darurat ini tidak lepas dari dukungan dan semangat gotong royong masyarakat setempat.

“Pemerintah bersama masyarakat berupaya memberikan yang terbaik dalam penanganan ini. Kami sangat berterima kasih atas dukungan warga yang ikut bergotong royong dalam proses penimbunan,” katanya.

Sementara itu, Pemerintah Provinsi Sumatera Utara telah menjadwalkan pembangunan jalan permanen di lokasi tersebut pada awal tahun 2026, setelah seluruh proses perencanaan teknis selesai dilakukan. (Esa)

Editor : Editor Satu
#jalan darurat #jalan putus #pemkab simalungun