Ekonomi Hukum dan Kriminal Medan Metropolitan Nasional Olahraga Showbiz Sumut Aceh Advertorial Feature Intermezzo Internasional Iptek Kolom Merdeka Belajar Nusantara Politik Seni dan Budaya Wisata

Struktur OPD Pemprovsu Bakal Berubah Lagi, Sesuaikan Program Strategis Nasional

Pran Hasibuan • Kamis, 23 Oktober 2025 | 13:15 WIB
Kepala Biro Organisasi Setdaprovsu Dedi Jaminsyah Harahap saat Konferensi Pers di Kantor Gubernur Sumut, Jalan Diponegoro No.30, Medan, Rabu (22/10/2025).
Kepala Biro Organisasi Setdaprovsu Dedi Jaminsyah Harahap saat Konferensi Pers di Kantor Gubernur Sumut, Jalan Diponegoro No.30, Medan, Rabu (22/10/2025).

MEDAN, METRODAILY – Pemerintah Provinsi Sumatera Utara tengah melakukan penataan ulang struktur organisasi perangkat daerah (OPD) secara menyeluruh.

Langkah ini ditempuh untuk meningkatkan efektivitas, optimalisasi kinerja, serta menyesuaikan struktur dengan visi dan misi Gubernur, yang berfokus pada perbaikan tata kelola pemerintahan.

Hal tersebut disampaikan Kepala Biro Organisasi Sekretariat Daerah Provinsi Sumut Dedi Jaminsyah Putra Harajapy, dalam konferensi pers yang difasilitasi Dinas Kominfo Sumut, di Kantor Gubernur Sumut, Jalan Diponegoro No.30 Medan, Rabu (22/10/2025).

‎“Saat ini bapak gubernur sedang menata kembali struktur organisasi sesuai kebutuhan masyarakat, agar kinerja pemerintahan semakin meningkat,” ujar Dedi.

Menurut Dedi, penataan ini sejalan dengan visi dan misi gubernur dan wakil gubernur khususnya pada poin peningkatan kualitas tata kelola pemerintahan yang baik.

Restrukturisasi tersebut juga telah mendapat rekomendasi dari Kementerian Dalam Negeri.

Dedi Harahap merinci sejumlah perubahan penting pada struktur OPD, di antaranya pemisahan Dinas PUPR menjadi ‎Dinas Bina Marga, Bina Konstruksi, Cipta Karya, dan Tata Ruang.

Sementara Bidang Sumber Daya Air akan berdiri sendiri sebagai dinas baru. Selain itu, nomenklatur Bappelitbang akan berubah menjadi Bapperida.

Unit cipta karya dan tata ruang akan beralih fungsi, sementara urusan perumahan dan permukiman akan menjadi salah satu fokus utama.

Di sisi lain, Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura akan digabung dengan Dinas Perkebunan dan Peternakan, menjadi Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan.

“Pemisahan dan penggabungan ini didasari oleh isu strategis nasional dan daerah, seperti kedaulatan pangan dan ketahanan air. Sungai-sungai besar serta lahan persawahan luas di Sumut memerlukan penanganan khusus,” terang Dedi.

Baca Juga: Cak Imin Pimpin Apel Akbar Hari Santri di Titik Nol Islam Nusantara

Ia menambahkan, penggabungan beberapa OPD juga ditujukan untuk efisiensi anggaran dan efektivitas pelaksanaan program, mengingat sebagian fungsi pembinaan perkebunan dan peternakan kini telah dilaksanakan oleh pemerintah kabupaten/kota.

Penataan Struktur Organisasi dan Tata Kerja (SOTK) ini dapat rampung dalam waktu dekat.

“Seluruh penataan ini bertujuan agar pelayanan publik dan program pemerintah berjalan lebih fokus dan tepat sasaran, sesuai kebutuhan pembangunan di Sumut,” ujarnya.

Saat ini seluruh dokumen dan rekomendasi terkait penataan SOTK tengah difinalisasi oleh Biro Organisasi bekerjasama dengan Kemendagri. (rel/pwh)

Editor : Editor Satu
#kementerian dalam negeri #organisasi perangkat daerah #pemprov sumut #Program Strategis Nasional