Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu resmi melelang tujuh kursi Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama melalui seleksi terbuka yang digelar BKPP.
LABUHANBATU, METRODAILY – Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu melalui Badan Kepegawaian, Pelatihan dan Pendidikan (BKPP) resmi membuka seleksi terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama untuk mengisi tujuh kursi kepala organisasi perangkat daerah (OPD).
Seleksi ini bertujuan mewujudkan tata kelola pemerintahan yang profesional, transparan, dan akuntabel.
Plt Kepala BKPP Labuhanbatu, Ali Armaya Ritonga, mengatakan pihaknya berkomitmen menempatkan pejabat sesuai kompetensi, kinerja, dan integritas.
Baca Juga: Siswi SMP Lompat dari Lantai IV di Tanjungbalai Dipastikan Bukan Karena Bullying
“Seleksi terbuka ini merupakan komitmen Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu untuk menempatkan pejabat sesuai kompetensi, kinerja, dan integritas. Prosesnya dilakukan secara objektif dan transparan,” ujar Ali melalui pesan WhatsApp kepada wartawan.
7 Jabatan yang Dibuka
Tujuh kursi JPT Pratama yang akan diisi meliputi:
-
Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Menengah
-
Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah
-
Kepala Badan Pendapatan Daerah
-
Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga, Kebudayaan dan Pariwisata
-
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang
-
Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan
-
Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Rantauprapat
Baca Juga: Berbiaya Rp5 Juta per Orang, Diklat Pengurus KMP di Simalungun Dikerjakan Pihak Ketiga
Ali menegaskan, seleksi ini terbuka untuk seluruh ASN yang memenuhi persyaratan, baik dari lingkungan Pemkab Labuhanbatu maupun dari kabupaten/kota lain di Provinsi Sumatera Utara.
Proses Pendaftaran dan Tahapan Seleksi
Pendaftaran dan seleksi administrasi dilaksanakan di Kantor BKPP Labuhanbatu mulai 15 Oktober 2025. Informasi lengkap dapat diakses melalui website resmi BKPP Labuhanbatu.
Sementara itu, uji kompetensi akan dilakukan oleh panitia seleksi independen yang ditunjuk sesuai ketentuan perundang-undangan.
“Semua tahapan dilakukan terbuka, objektif, dan melibatkan asesor independen agar hasilnya akuntabel,” tegas Ali. (bud)
Editor : Editor Satu