TAPTENG, METRODAILY – Sebuah video berdurasi 13 menit 43 detik yang memperlihatkan momen menegangkan antara warga dan Plt Kasatpol PP Tapanuli Tengah (Tapteng), Harrys Sihombing, viral dan menjadi sorotan publik.
Video tersebut diunggah akun Facebook Apul Lumbanbatu pada Minggu (19/10/2025) dan langsung memicu ribuan komentar warganet.
Dalam video itu, Harrys tampak didatangi sejumlah warga untuk memberikan klarifikasi terkait rekaman suaranya yang dianggap menghina dan memicu permusuhan terhadap salah satu etnis.
Baca Juga: Prabowo Terima Tumpukan Uang Rp13 Triliun dari Kasus Korupsi CPO
Suasana memanas ketika adu argumen terjadi. Ketegangan mencapai puncaknya saat seorang warga tiba-tiba menantang duel di tengah perdebatan.
“Buka baju Pak Kasat, biar main kita!” teriak seorang warga dalam video tersebut, yang semakin memancing emosi massa.
Kasus ini bermula dari rekaman suara Harrys Sihombing yang beredar luas di media sosial. Banyak pihak menilai ucapan dalam rekaman itu bernada penghinaan terhadap etnis tertentu.
Menanggapi hal tersebut, Harrys mengklaim bahwa isi rekaman merupakan cerita peristiwa 22 tahun lalu dan dipotong sehingga menimbulkan kesalahpahaman.
Baca Juga: Trafik Tol Kuala Tanjung–Tebing Tinggi–Siantar di Bawah 50% dari PPJT
Merasa dirugikan, Harrys melaporkan akun penyebar rekaman ke Polres Tapteng. Di sisi lain, Himpunan Masyarakat Nias Indonesia (HIMNI) juga melaporkan balik Harrys atas dugaan ujaran permusuhan dan penghinaan etnis.
Di tengah polemik yang semakin meluas, Harrys Sihombing dikabarkan telah dicopot dari jabatan Plt Kasatpol PP Tapteng. Saat ini polisi masih menindaklanjuti laporan dari kedua belah pihak. (net)
Editor : Editor Satu