Ekonomi Hukum dan Kriminal Medan Metropolitan Nasional Olahraga Showbiz Sumut Aceh Advertorial Feature Intermezzo Internasional Iptek Kolom Merdeka Belajar Nusantara Politik Seni dan Budaya Wisata

Kota Psp Pilot Project Peningkatan SPM Bidang Kesehatan Provinsi Sumut

Edi Saragih • Rabu, 15 Oktober 2025 | 18:51 WIB

Wako Padangsidimpuan H. Letnan Dalimunthe, Pimpin rapat koordinasi dan konsultasi terkait rencana peningkatan kinerja DAU-SG bidang kesehatan tahun 2026.
Wako Padangsidimpuan H. Letnan Dalimunthe, Pimpin rapat koordinasi dan konsultasi terkait rencana peningkatan kinerja DAU-SG bidang kesehatan tahun 2026.


SIDIMPUAN, METRODAILY - Wali Kota Padangsidimpuan, Dr. H. Letnan Dalimunthe, memimpin rapat koordinasi dan konsultasi terkait rencana peningkatan kinerja Dana Alokasi Umum - Spesifik Grant (DAU-SG) bidang kesehatan tahun 2026, bertempat di Ruang Rapat Kerja Wali Kota, Selasa (14/10/2025).

Dalam sambutannya, Wali Kota Padangsidimpuan, H. Letnan Dalimunthe, menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas terpilihnya Kota Padangsidimpuan sebagai pilot project peningkatan Standar Pelayanan Minimal (SPM) bidang kesehatan untuk Provinsi Sumatera Utara.

“Ini adalah kehormatan sekaligus tanggung jawab besar bagi kita semua. Peningkatan kualitas layanan kesehatan bukan hanya soal diabetes atau stunting, tetapi juga menyangkut kesehatan jiwa, pelayanan imunisasi, hingga edukasi gizi. Semua ini telah menjadi bagian dari SPM yang harus kita penuhi,” ungkap Wali Kota.

Letnan juga menekankan pentingnya komitmen bersama lintas perangkat daerah, mulai dari perencanaan, pelaksanaan, hingga evaluasi program. Ia mengajak seluruh OPD, tenaga kesehatan, serta pihak terkait agar bekerja lebih fokus dan adaptif terhadap tantangan di lapangan, termasuk kendala budaya dan minimnya pemanfaatan teknologi informasi.

“Paradigma pelayanan kesehatan harus berubah. Kehadiran petugas di lapangan, pemahaman masyarakat tentang pentingnya imunisasi dan pola hidup sehat, serta peran media sosial yang positif, harus jadi perhatian kita. Mari tumbuhkan kearifan lokal sebagai basis pemberdayaan masyarakat," tambahnya.

Sementara itu Tohjaya DJPK Kemenkeu mengatakan bahwa DAU-SG Fokus Tingkatkan Indikator Kesehatan Masyarakat, “Kami telah menugaskan tim ahli, seperti Bapak Warmanto, untuk mendampingi pemerintah daerah. Tugas mereka membantu mengidentifikasi masalah, merumuskan solusi, dan memastikan tindak lanjutnya benar-benar dianggarkan dan dieksekusi,” jelas.

Ia menambahkan bahwa program ini akan fokus pada peningkatan indikator kunci kesehatan masyarakat, seperti penurunan angka stunting, peningkatan cakupan imunisasi, dan perbaikan kualitas layanan kesehatan dasar, yang langsung menyasar kelompok rentan seperti ibu dan anak.

“Harapannya, melalui DAU-SG, belanja negara baik melalui APBN maupun APBD, benar-benar berdampak nyata. Setiap rupiah yang dibelanjakan harus memberikan manfaat optimal bagi masyarakat,” tegasnya.

Sebagai informasi, Padangsidimpuan menjadi satu dari 12 kabupaten/kota di Indonesia yang ditetapkan sebagai lokasi uji coba pelaksanaan program peningkatan SPM bidang kesehatan dengan pendampingan langsung dari Kementerian Kesehatan dan dukungan lembaga internasional seperti Bank Dunia.

Dengan penunjukan ini, Padangsidimpuan diharapkan mampu menjadi model tata kelola kesehatan daerah yang efektif, transparan, dan berbasis kebutuhan masyarakat, baik dari sisi perencanaan program maupun implementasi di lapangan.

Turut Hadir dalam Kegiatanb tersebut Khairunnas (DJPK kemenkeu), Dewi Fortuna (DJPK kemenkeu), Aprilia Nurqibtiah (DJPK kemenkeu), Handry Mulawan (Ka Biro Perencanaan dan Anggaran, Kemenkes), Praba Kendi Setiawan (Kemenkes), Zaki Fahmi (Bank Dunia), Asisten Pemerintahan dan Kesra, Asisten Administrasi Umum, kaban keuangan, kaban Bapelitbangda, Kadis Kesehatan, Kabag Organisasi, Kepala Puskesmas Se-Kota Padangsidimpuan.(Irs)

Editor : Metro-Esa
#sumut #pilot project #sidimpuan