HUMBAHAS, METRODAILY – Dukungan terhadap seruan penutupan PT Toba Pulp Lestari (TPL) kembali mencuat. Kali ini datang dari Anggota DPR RI asal Aceh, Muslim Ayub, yang dengan lantang menyuarakan penutupan PT TPL dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi XIII DPR RI bersama masyarakat, tokoh agama, dan tokoh adat di Jakarta, Jumat (3/10/2025).
Sikap berani Muslim Ayub itu langsung diapresiasi oleh Ephorus HKBP, Pdt Viktor Tinambunan.
Melalui unggahan di akun Facebook pribadinya, Sabtu (4/10/2025), Ephorus menyebut Muslim Ayub telah menunjukkan kepekaan dan kepedulian terhadap masyarakat Batak dan kelestarian lingkungan.
Baca Juga: Jejak Misterius Dikira Harimau di Sibabangun, Ternyata Tapir Ukuran 2 Meter
“Apresiasi setinggi-tingginya patut disampaikan kepada Bapak Muslim Ayub, Anggota DPR RI dari Aceh, atas keberanian dan kepeduliannya. Beliau tegas menyerukan penutupan PT TPL di rapat Komisi XIII DPR RI,” tulis Ephorus.
Ia menilai, langkah Muslim Ayub adalah wujud keberanian moral seorang wakil rakyat yang tidak hanya berbicara untuk daerah asalnya, tetapi juga memperjuangkan keadilan dan kelestarian tanah air.
Ephorus juga berharap agar anggota DPR RI asal Sumut di Komisi XIII, termasuk Maruli Siahaan dan Rapidin Simbolon, ikut menyuarakan hal serupa demi membela rakyat dan menjaga martabat Tanah Batak.
Baca Juga: Gegara Tanah Warisan, Abang Patahkan Tulang Bahu Adik di Balige
“Semoga beliau-beliau pun menyatakan sikap yang sejalan demi membela rakyat dan menjaga martabat bumi,” tambahnya.
Tak hanya itu, Ephorus berencana memberikan piagam penghargaan kepada Muslim Ayub sebagai bentuk apresiasi atas sikap beraninya membela rakyat Batak.
Postingan tersebut memicu beragam reaksi warganet. Banyak yang mendoakan kesehatan Ephorus sekaligus mendesak wakil rakyat asal Sumut agar lebih vokal dalam memperjuangkan aspirasi masyarakat.
Seorang netizen, @Edison Siallagan, menulis: “Mantap Ompung. Tutup TPL. Tolak Perusakan Lingkungan.”
Sementara akun @Ramses Matondang berkomentar keras: “Kok malah anggota DPR RI asal Aceh yang peduli? Mana suara wakil rakyat asal Sumut?” (gam)