Ekonomi Hukum dan Kriminal Medan Metropolitan Nasional Olahraga Showbiz Sumut Aceh Advertorial Feature Intermezzo Internasional Iptek Kolom Merdeka Belajar Nusantara Politik Seni dan Budaya Wisata

930 Ribu Warga Sumut Sudah Nikmati Program Makan Bergizi Gratis, Pemprov Perketat Sertifikasi Dapur

Editor Satu • Kamis, 2 Oktober 2025 | 13:30 WIB
Pemprov Sumut bersama Badan Gizi Nasional (BGN) Regional Sumut menggelar konferensi pers tentang penguatan sertifikasi dapur gizi program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kantor Gubernur Sumut, Medan.
Pemprov Sumut bersama Badan Gizi Nasional (BGN) Regional Sumut menggelar konferensi pers tentang penguatan sertifikasi dapur gizi program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kantor Gubernur Sumut, Medan.

MEDAN, METRODAILY – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Provinsi Sumatera Utara (Sumut) telah berjalan dengan jumlah penerima manfaat mencapai 930 ribu orang.

Program ini dilayani oleh 322 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), dan ditargetkan akan bertambah menjadi 1.742 unit.

Hal ini terungkap dalam kegiatan temu pers yang difasilitasi Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Sumut di Kantor Gubernur Sumut, Jalan Diponegoro No.30 Medan, Rabu (1/10).

Hadir Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Regional Sumut T. Agung Kurniawan, Sekretaris Dinas Kesehatan Sumut Hamid Rijal, serta Kabid Informasi dan Komunikasi Publik Diskominfo Sumut, Harvina Zuhra.

Kepala BGN Regional Sumut, Agung Kurniawan, menyebutkan program MBG menyerap sekitar 10 ribu tenaga kerja dan akan terus bertambah seiring perluasan jumlah SPPG.

“Penerima manfaat saat ini sekitar 930 ribu orang, terdiri dari pelajar PAUD hingga SLTA serta non-peserta didik seperti ibu hamil, menyusui, dan balita. Untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan, kita perlu kolaborasi menyukseskan program ini,” ujar Agung.

Untuk menjaga kualitas makanan, Pemprov Sumut memperketat penerapan Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS) di setiap SPPG. Sertifikat ini menjadi syarat wajib agar dapur gizi bisa beroperasi.

Sekretaris Dinas Kesehatan Sumut, Hamid Rijal, menjelaskan bahwa monitoring ketat akan dilakukan mulai dari bahan baku, proses pengelolaan, kesehatan pekerja, hingga distribusi.

“Kami akan melakukan uji sampel baik di dapur maupun setelah sampai ke penerima manfaat. Pekerja SPPG juga harus dipastikan sehat dan tidak membawa penyakit menular,” tegasnya.

Sampel makanan dan minuman program MBG akan diuji di laboratorium Kementerian Kesehatan dan Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) Pemprov Sumut. Hasil uji menjadi indikator penerbitan SLHS.

“Kita ingin memastikan tidak ada bahan kimia, bakteri, atau virus berbahaya yang mengkontaminasi makanan MBG,” tambah Hamid.

Dengan langkah ini, Pemprov Sumut berharap kualitas program MBG tetap terjaga sehingga generasi emas Indonesia dapat tumbuh sehat, kuat, dan berdaya saing. (Rel)

Editor : Editor Satu
#Makan Bergizi Gratis