TAPSEL, METRODAILY – Meski pemerintah daerah sudah mengeluarkan larangan, sejumlah kendaraan roda enam atau truk besar masih nekat melintas di ruas Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) via Batu Jomba, Kecamatan Sipirok, Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel).
Pantauan di lokasi, Jumat (26/9/2025), truk-truk dari arah Tarutung maupun Sipirok tetap memaksakan diri melintasi jalur yang rusak parah di Dusun Pengkolan, Desa Luat Lombang.
Padahal, ruas jalan itu baru saja amblas sepanjang sekitar 20 meter pada Selasa (23/9) sore akibat hujan deras.
Baca Juga: 247 PPPK Formasi 2024 di Tanjungbalai Terima SK Pengangkatan
Forum Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (FLLAJ) Tapsel sebelumnya telah menegaskan larangan kendaraan roda enam ke atas melintas di jalur rawan tersebut. Imbauan dikeluarkan untuk mengantisipasi potensi kecelakaan maut.
“Untuk sementara seluruh kendaraan roda enam ke atas kita larang melintas. Silakan gunakan jalur alternatif seperti lewat Sibolga atau Rantau Prapat,” ujar Ketua FLLAJ Tapsel, Sofyan Adil.
Polres Tapsel di bawah pimpinan AKBP Yon Edi Winara juga telah memasang papan pemberitahuan larangan di sejumlah titik strategis, termasuk di persimpangan Pal XI.
Baca Juga: Wabup Toba Resmikan Dapur MBG di Balige, Ingatkan Pengelola Jangan Main-Main
Koordinasi dilakukan dengan Polres Tapanuli Utara agar pengendara dari arah Taput mendapatkan informasi serupa.
Kondisi jalan yang amblas ini berada tidak jauh dari titik Ruas Jalan Batu Jomba yang masih dalam tahap perbaikan oleh Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Sumut.
Memasuki musim hujan, kawasan Batu Jomba dinilai semakin rawan. Tekstur tanah yang labil karena berada pada jalur patahan bumi membuat wilayah ini kerap mengalami pergeseran kontur, sehingga risiko longsor dan kecelakaan semakin tinggi. (ant)
Editor : Editor Satu