SIMALUNGUN – Pasca bentrokan antara masyarakat Nagori Sihaporas, Kecamatan Pematang Sidamanik, dengan PT Toba Pulp Lestari (TPL), situasi di lapangan terus mendapat perhatian serius aparat keamanan dan pemerintah daerah.
Polres Simalungun melakukan patroli intensif dan menetapkan status siaga. Untuk memperkuat pengamanan, satu Satuan Setingkat Kompi (SSK) Brimob Polda Sumut juga disiagakan di Mapolsek Parapat.
Pada Jumat (26/9), Pemkab Simalungun bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) turun langsung ke Nagori Sihaporas. Misi kunjungan ini menitikberatkan pada kemanusiaan, yakni memberi perhatian khusus kepada warga yang terdampak konflik.
Baca Juga: Marshanda Beberkan Target Hidup: Jadi Ibu Teladan dan Individu Lebih Baik
Wakil Bupati Simalungun, Benny Gusman Sinaga, yang mewakili Bupati Anton Achmad Saragih, menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk mencari solusi terbaik.
“Kehadiran kami sebagai bentuk kepedulian pemerintah terhadap kondisi masyarakat. Pemkab bersama Polres, Kodim, dan seluruh instansi akan mencari win-win solution agar masalah ini selesai dengan adil,” katanya.
Kapolres Simalungun, AKBP Marganda Aritonang, juga menegaskan kehadiran aparat semata-mata untuk misi kemanusiaan.
Baca Juga: Nagita Slavina Buka Pop-up Cafe Bertema Wewangian, Luncurkan Dua Varian Parfum Baru
“Kami hadir untuk mendengar dan melihat langsung apa yang menjadi kebutuhan masyarakat. Polres bersikap netral, semua laporan akan diproses profesional,” tegasnya.
Kunjungan tersebut disambut Camat Pematang Sidamanik, Manganjur Lumbangaol, dan Ketua Kelompok Lamtoras, Mangitua Ambarita.
Dalam pertemuan itu, Mangitua menyampaikan keluhan warga yang tak bisa lagi bertani akibat jalan menuju ladang diputus dan tanaman mereka ditebang.
Menanggapi hal itu, Kapolres Marganda mengimbau kedua pihak, baik warga maupun PT TPL, agar menjaga diri dan tidak memicu konflik baru yang bisa berujung tindak pidana.
Baca Juga: Suti Karno Ikhlas Kaki Diamputasi karena Diabetes
Rombongan Pemkab, Forkopimda, dan warga kemudian meninjau langsung jalan yang diputus PT TPL serta areal perladangan di konsesi perusahaan. Untuk memastikan rasa aman, patroli polisi terus digelar di lokasi sengketa dengan status siaga penuh.
Turut hadir dalam kunjungan tersebut, Dandim 0207/Simalungun Letkol Inf Gede Agus Dian Pringgana, pejabat utama Polres Simalungun, serta sejumlah pejabat Pemkab Simalungun. (rel)