Ekonomi Hukum dan Kriminal Medan Metropolitan Nasional Olahraga Showbiz Sumut Aceh Advertorial Feature Intermezzo Internasional Iptek Kolom Merdeka Belajar Nusantara Politik Seni dan Budaya Wisata

Wabup Humbahas Curhat di Medsos Ada Segelintir Oknum Ambil Kesempatan Launching MBG

Leo Sihotang • Sabtu, 27 September 2025 | 11:51 WIB
Wabup Humbahas Curhat di Medsos Ada Segelintir Oknum Ambil Kesempatan Launching MBG.
Wabup Humbahas Curhat di Medsos Ada Segelintir Oknum Ambil Kesempatan Launching MBG.

HUMBAHAS, METRODAILY-  Peresmian Dapur SPPG yakni Dapur MBG Yayasan Parhobas tepatnya di Desa Sirisirisi jauh hari sebelumnya telah dirancang agar diresmikan oleh Menteri Koordinator Pangan, Zulkifli Hasan, Kepala Badan Gizi Nasional yang diwakili Deputi Promosi dan Kerjasama Nyoto Suwignyo, dan Tenaga Ahli BGN Florencio Mario S, Yayasan Wadah Titian Harapan yang diwakili oleh Lilik Juniarti.

Namun disayangkan, Yunita mengaku, ada sempat terjadi insiden memalukan pada peresmian yang jatuh di tanggal, 19 September 2025 lalu yang dilakukan oleh segelintir oknum dengan mengambil kesempatan sebelum acara dimulai.

Bahkan, tulisnya lagi, segelintir oknum juga mau mencoba merusak rangkaian acara tersebut.

"Walaupun sempat terjadi insiden memalukan yg dilakukan oleh segelintir oknum dengan mengambil kesempatan sebelum acara dimulai bahkan mencoba merusak rangkaian acaranya. Namun tetap bangga dengan antusias masyarakat yang tulus," tulisnya.

Rebeka mengatakan lagi, bahwa program MBG yang telah dirancangnya jauh hari sebelumnya, ia menyadari bahwa perjalanan itu untuk menghadirkan program tersebut tidaklah mudah. Apalagi, ditengah dinamika, rintangan bahkan ada berbagai upaya yang mencoba menggoyahkan langkahnya.

" Kami tetap berpegang pada keyakinan bahwa niat baik, kerja keras, serta kebersamaan akan selalu menemukan jalannya. Launching Dapur MBG ini ditandai dengan penandatanganan kerjasama antara Yayasan Parhobas dengan Kopdes Merah Putih Kecamatan Pollung dan Kecamatan Lintongnihuta. Selanjutnya, Mou pembuatan pabrik tempe/tahu dengan Koperasi Gerakan Swasembada Pangan. Ini adalah bukti bekerja dengan ketulusan dan komitmen," ujarnya.

Bahkan, Yunita mengaku, dengan harapan keberadaan dapur SPPG ini menjadi sarana pelayanan yang nyata bagi anak-anak Humbahas. Sekaligus, lanjutnya, dapat menjadi tonggak dalam membangun generasi yang bergizi baik, cerdas, dan berdaya saing.

"Semoga langkah kecil ini memberi dampak besar bagi kesejahteraan masyarakat Humbang Hasundutan dan menjadi bagian dari kontribusi kita bagi pembangunan bangsa❤️????????. #WakilBupatiHumbangHasundutan
#SPPGSirisirisi
#MenkoPanganbersamaBGN
#SmartWorkWithHeart," tulis Junita ceritanya.

Sontak, postingan ini mendapatkan respons yang beragam dari warganet. Sejumlah warganet menduga bahwa Pemerintah Humbahas yang dipimpin oleh antara Oloan dan Yunita benar-benar lagi tidak baik.

Salah satunya, mantan ASN Humbahas, Charles Siambaton.

"Perlu dimasukkan ke dalam UU pemilu, bahwa kepala daerah tidak perlu ada Wakil. Hampir diseluruh Indonesia, kepala daerah itu tidak akur dengan Wakilnya. Seandainya kepala daerah berhalangan tetap bisa dijabat oleh Sekda kalau tinggal 1 tahun jabatan kepala daerah tersebut. Kalau lebih dari satu tahun bisa ditunjuk penjabat," tulis @Charles Siambaton.

"Antara segelintir orang dan pengambil keputusan, itulah hebatnya nomor 1," kata @Insan Lumbangaol.

"Antara segelintir orang dan segudang keuntungan," tulis @Luckyatro Sitinjak.

Disisi lain, ada juga sejumlah warganet memberikan semangat kepada Wakil Bupati. Salah satunya, mantan Bupati Humbahas periode 2016-2025 (dua periode).

"Maju terus ito, hal biasa itu dalam permainan politik lokal. Dan itu belum apa-apa dibandingkan dengan perilaku lainnya," tulis @Dosmar Banjarnahor II.

"Mantap, sukses selalu Inang dan tetap semangat," kata Rommel Banjarnahor.

"Kami lebih percaya Ibu Wakil dari pada si itu?. Semangat Bu," tulis @Combo Cezar Sinaga. (gam)

 

Editor : Leo Sihotang