SIMALUNGUN, METRODAILY – Pemerintah Kabupaten Simalungun menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Forkopimda untuk memfasilitasi pertemuan antara masyarakat Lamtoras, Kecamatan Pamatang Sidamanik, dengan PT Toba Pulp Lestari (TPL).
Acara berlangsung di Balei Harungguan Djabanten Damanik, Pamatang Raya, Rabu (24/9), sebagai upaya mencari solusi komprehensif atas konflik lahan yang telah berlangsung 26 tahun.
Rakor dihadiri Wakil Bupati Simalungun Benny Gusman Sinaga, Kajari Irfan Hergianto, Kapolres AKBP Marganda Aritonang, Dandim 0207/Simalungun Letkol Inf Gede Agus Dian Pringgana, Wakil Ketua DPRD Jefra H Manurung, serta berbagai pihak terkait dari Pemkab, DPRD, BPN, PT TPL, masyarakat Lamtoras, dan tokoh adat.
Baca Juga: Julian Alvarez Hattrick, Atletico Madrid Comeback Menang Dramatis
Dalam sambutannya, Benny menekankan pentingnya penyelesaian konflik secara kekeluargaan dan komprehensif. Ia meminta masyarakat menahan diri, menjaga keamanan, serta mengedepankan perdamaian untuk kemajuan Tanoh Habonaron Do Bona.
“Pemkab tidak berpihak kepada sekelompok tertentu, tapi berpihak kepada perdamaian,” ujar Benny. Ia juga menekankan belum adanya Peraturan Daerah terkait tanah adat di Simalungun.
Direktur PT TPL, Jandres H Silalahi, menyampaikan sejak perusahaan beroperasi, terdapat tiga lokasi konflik, salah satunya dengan masyarakat Lamtoras. Melalui forum ini, pihak perusahaan berharap tercapai solusi damai.
Baca Juga: Jay Idzes Absen, Sassuolo Dibantai Como di Coppa Italia
Sementara itu, perwakilan masyarakat Lamtoras menegaskan hak mereka atas tanah adat yang telah ada delapan generasi sebelum perusahaan hadir, dan berharap pemerintah hadir menjaga keberlanjutan masyarakat adat.
Kapolres Simalungun AKBP Marganda Aritonang menegaskan situasi saat ini masih damai dan menekankan pentingnya semua pihak bersabar, menahan diri, dan mematuhi hukum. Personel kepolisian juga telah ditempatkan untuk mengamankan wilayah konflik dan akses masuk PT TPL.
Rikkot Damanik dari Aliansi Sipolha Sihaporas mengapresiasi forum ini dan menegaskan masyarakat tidak menolak pihak manapun, selama mematuhi peraturan.
Baca Juga: Arsenal Susah Payah Menang 2-0 atas Port Vale di Carabao Cup
Rakor ini menjadi langkah penting untuk menemukan solusi damai atas konflik lahan panjang yang telah membelit Kabupaten Simalungun selama lebih dari dua dekade. (rel/esa)
Editor : Editor Satu