SIANTAR, METRODAILY – Konflik antara PT Toba Pulp Lestari (TPL) dengan masyarakat Nagori Sihaporas, Kecamatan Pamatang Sidamanik, Kabupaten Simalungun, kembali pecah dan memakan korban.
Kapolres Simalungun AKBP Marganda Aritonang turun langsung membesuk korban luka-luka yang dirawat di RS Harapan Pematangsiantar, Senin (22/9/2025) malam.
Kehadirannya sekaligus menjadi bentuk tanggung jawab Polri dalam memberikan perlindungan kepada masyarakat.
“Malam ini saya mengunjungi dan membesuk masyarakat yang dirawat di rumah sakit pascakeributan antara PT Toba Pulp Lestari dengan masyarakat Nagori Sihaporas,” ujar Marganda.
Marganda menegaskan, kunjungan itu bukan sekadar formalitas, melainkan bagian dari upaya menyeluruh Polres Simalungun dalam menangani konflik yang sudah berlangsung sejak 2015.
Konflik bermula pada Senin (22/9) pagi di areal konsesi PT TPL Sektor Aek Nauli, Nagori Sihaporas, dan menimbulkan sejumlah korban yang kini harus mendapat perawatan medis.
Kapolres menyerukan agar kedua belah pihak menahan diri.
“Saya berharap masyarakat Sihaporas maupun PT TPL tidak melakukan kegiatan di lokasi konflik agar tidak ada korban lagi,” tegasnya.
Langkah Pengamanan:
- Polres Simalungun telah menarik kedua belah pihak dari lokasi konflik sejak Senin siang.
- Situasi dianggap status quo, dan semua pihak diminta tidak melakukan aktivitas di area sengketa.
- Kapolda Sumut menurunkan satu kompi Brimob untuk memperkuat pengamanan.
Baca Juga: Banjir di Jalan SM Raja Medan, Ditsamapta Polda Sumut Sigap Evakuasi Warga
Kasat Intelkam Polres Simalungun, Iptu Ridho V Pakpahan, menyebut evakuasi dilakukan bertahap dengan lebih dulu mengamankan warga, lalu karyawan TPL.
Sebagai tindak lanjut, akan digelar pertemuan Forkopimda Simalungun dengan pihak TPL dan warga Sihaporas, Rabu (24/9/2025), untuk mencari solusi komprehensif.
“Kami ingin Simalungun tetap aman, tenteram, dan damai sehingga masyarakat bisa beraktivitas dengan baik,” pungkas Kapolres Marganda. (Rel)
Editor : Editor Satu