MEDAN, METRODAILY – Ribuan mahasiswa, guru, dosen, hingga kepala sekolah memenuhi Gedung Auditorium Universitas Negeri Medan (Unimed) untuk menghadiri peluncuran dan bedah buku “Membangun Negeri dari Sekolah”, Kamis (18/9/2025).
Buku yang ditulis tiga pakar pendidikan Sumatera Utara, yakni Prof. Dr. Syawal Gultom, M.Pd., Dr. Dionisius Sihombing, M.Si., dan Dr. Salman Munthe, S.Pd., M.Si., menekankan bahwa pendidikan merupakan pilar utama pembangunan bangsa.
Acara menghadirkan pembedah buku:
- Prof. Dr. Erond Litno Damanik, M.Si. (Guru Besar Unimed),
- Dr. Sunarto, S.Psi., M.Psi. (Senior Jurnalis TVRI/Dosen Universitas Harapan),
- dengan moderator Dr. Tappil Rambe, M.Si.
Turut hadir Rektor Unimed Prof. Dr. Ir. Baharuddin, ST., M.Pd., Kepala Dinas Pendidikan Sumut Alexander Sinulingga, Ketua Senat, para dekan, dosen, serta ratusan mahasiswa.
Isi Buku: Pendidikan Sebagai Motor Pembangunan
Prof. Syawal Gultom menjelaskan bahwa buku ini membedah anatomi sistem pendidikan Indonesia, mulai dari peran guru profesional, sarana-prasarana, hingga alokasi 20% APBN untuk pendidikan.
“Sekolah adalah pilar utama pembangunan bangsa. Pendidikan bukan sekadar transfer ilmu, tapi juga pembentukan karakter dan akhlak mulia,” tegas Prof. Syawal.
Sementara itu, Dr. Dionisius Sihombing menambahkan, buku ini menawarkan solusi inovatif seperti pembelajaran berbasis proyek dan teknologi interaktif agar pendidikan lebih adaptif terhadap tantangan global.
“Pendidikan harus mampu menyeimbangkan kemajuan IPTEK dengan nilai budaya dan Pancasila,” jelasnya.
Apresiasi Rektor Unimed
Rektor Unimed, Prof. Dr. Ir. Baharuddin, ST., M.Pd., menyebut buku ini sebagai karya intelektual berharga yang menegaskan pentingnya membangun bangsa dari sekolah.
“Buku ini membawa pesan sederhana namun mendalam: masa depan bangsa dibangun dari sekolah. Dari sinilah lahir generasi penerus yang akan menjadi guru, ilmuwan, birokrat, hingga pemimpin bangsa,” ujarnya.
Ia berharap buku ini menjadi inspirasi bagi dosen lain untuk menghasilkan karya yang dapat memajukan pendidikan Indonesia.
Bedah Buku: Pandangan Para Akademisi
- Prof. Erond Litno Damanik menilai buku ini penting bagi guru dan dosen karena menegaskan bahwa sekolah adalah fondasi karakter bangsa.
- Dr. Sunarto menyebut buku ini sebagai panduan praktis dan teoretis yang mendorong inovasi, kepemimpinan sekolah, serta pembaharuan metode pengajaran.
Bedah buku ini pun menjadi forum diskusi yang kaya gagasan, mengajak seluruh pemangku kepentingan pendidikan untuk melihat sekolah bukan sekadar ruang belajar, melainkan pusat perubahan sosial. (Rel/sya)
Editor : Editor Satu