Ekonomi Hukum dan Kriminal Medan Metropolitan Nasional Olahraga Showbiz Sumut Aceh Advertorial Feature Intermezzo Internasional Iptek Kolom Merdeka Belajar Nusantara Politik Seni dan Budaya Wisata

Dokter Spesialis RSUD Kotapinang Mogok Kerja, Tuntut Remunerasi Setahun Tak Dibayar

Editor Satu • Kamis, 18 September 2025 | 13:20 WIB

Sejumlah dokter spesialis RSUD Kotapinang, Labusel, membentangkan spanduk saat aksi mogok kerja yang viral di media sosial.
Sejumlah dokter spesialis RSUD Kotapinang, Labusel, membentangkan spanduk saat aksi mogok kerja yang viral di media sosial.

LABUSEL, METRODAILY – Aksi mogok kerja yang dilakukan sejumlah dokter spesialis di RSUD Kotapinang, Kabupaten Labuhanbatu Selatan (Labusel) mendadak viral di media sosial.

Video para dokter yang membentangkan spanduk protes itu ramai dibagikan sejak Senin (15/9/2025).

Dalam rekaman video, terlihat para dokter memakai jas putih sambil membawa spanduk bertuliskan: “Mulai hari ini, kami dokter spesialis RSUD Kotapinang tidak memberikan pelayanan kepada pasien sampai tuntutan kami terpenuhi. Terima kasih.”

Baca Juga: Wali Kota Tanjungbalai Borong Award Rekonsiliasi Tercepat se-Wilayah KPPN

Seorang dokter dalam orasinya menyebutkan tiga tuntutan utama. Pertama, pembayaran dana remunerasi yang tertunggak selama sekitar satu tahun. Kedua, transparansi pembayaran remunerasi ke depan.

Ketiga, menuntut Plt Direktur RSUD Kotapinang agar memiliki kepemimpinan yang adil, tidak arogan, terbuka terhadap kritik, serta mampu membangun koordinasi dengan staf dan pegawai.

Tuntutan itu disebut ditandatangani sejumlah dokter spesialis, mulai dari spesialis anestesi, bedah, anak, forensik, mata, hingga THT. Aksi mogok disebut berlangsung hingga Selasa (16/9/2025).

Baca Juga: Diberhentikan, Eks Kades Hurlang Muara Nauli Gugat Bupati Tapteng ke PTUN

Menanggapi hal ini, Gubernur Sumut Bobby Nasution mengaku belum mendapat laporan resmi.

“Saya belum dapat info, nanti kalau sudah (dapat) info saya ngomong,” ujar Bobby usai rapat paripurna di DPRD Sumut, Selasa (16/9).

Hal senada disampaikan Kadis Kesehatan Sumut, Faisal Hasrimy, yang juga mengaku belum menerima laporan. Ia menegaskan akan segera menelusuri informasi tersebut dengan berkoordinasi bersama pihak rumah sakit.

Baca Juga: Kadis Sosial Humbahas Mundur Mendadak, Kabid Ditunjuk jadi Plt

“Setiap RS punya manajemen sendiri. Tapi nanti kalau ada yang perlu dibina, akan kita lakukan pembinaan,” jelas Faisal.

Aksi mogok dokter spesialis ini menimbulkan sorotan publik lantaran menyangkut pelayanan kesehatan masyarakat di Labusel. Hingga kini, pihak RSUD Kotapinang belum memberikan keterangan resmi soal tuntutan para dokter. (dtc)

Editor : Editor Satu
#remunerasi #dokter mogok #RSUD Kotapinang